Thursday, 20 October 2016

Tuntut kenaikan gaji, Buruh di Batam demo lagi

 

Buruh FSPMI saat berunjuk rasa di depan kantor Walikota Batam, Kamis (20/10/2016).

Batam, Dinamika Kepri - Tak henti-hentinya para buruh di Batam terus melakukan unjuk rasa. Kembali, Kamis (20/10/2016) ratusan para buruh dari  FSPMI mendatangi kantor Walikota Batam.

Dalam aksinya ini, para buruh meminta jawaban usulan  kenaikan gaji untuk di tahun 2017 yang mana diunjuk rasa sebelumnya telah mereka usulkan kepada pemerintah kota Batam.

Tak lama melakukan orasinya, para buruh langsung disambut oleh Gentayono Patong. Saat itu kepada para buruh ia berjanji akan tuntutan mereka kepada Walikota Batam.

Tampak Gentayano Batong sedang menerima surat tututan hak dari buruh.

Setelah itu, Buruh tersebut berencananya akan melanjutkan aksinya ke kantor Disnaker Kota Batam, Sekupang, tujuannya untuk menyampaikan usulan hak-hak mereka sebagai buruh karena upah yang mereka untuk saat ini jauh dari harapan.

Selain itu, para buruh juga berharap besar agar kiranya  Presiden RI, Joko Widodo dapat  memperhatikan nasib merekan para buruh di Batam, karena upah yang mereka terima saat ini saja katanya, tidak memadai untuk menghidupi keluarganya.

Kata buruh, biaya hidup di Batam sangat tinggi, dan lagi upah di Batam juga tidak bisa disamakan dengan daerah lainnya di indonesia, sebab tingkat inflasi di Batam sudah jelas lebih tinggi dari pada daerah lainnya, dan itu harusnya menjadi perhatian oleh pemerintah kota Batam maupun pemerintah pusat.

Katanya menambahkan, dan perlu diingat, walau kami ini hanya sebagai buruh,  kami adalah anak bangsa ini yang butuh diperhatikan perhatian pemerintah, agar kami para buruh ibj bisa hidup layak di negeri tercinta ini.(Cn)

Editor : Agus Budi T