Tuesday, 18 October 2016

Sidang Pulau Bokor, Saksi Abob : Wakil Walikota Batam yang menawarkan lahan itu

Abob
Ahmad Mahbub (Abob) saat dihadirkan jadi saksi tentang Reklamasi Palau Bokor di PN Batam, Selasa (18/10/2016)

Batam, Dinamika Kepri - Setelah mendengarkan kesaksian Ahmad Mahbub (Abob), Mulai terkuak siapa dalang dibalik perusakan lingkungan Reklamasi Palau Bokor. Tiban, Sekupang, Batam. Kata saksi dalam persidangan bahwa M. Rudi ( Walikota Batam =red) yang menawarkan pulau itu kepadanya.

Pengakuan saksi, Pada tahun 2010 lalu saat M. Rudi masih menjabat sebagai Wakil Walikota Batam, datang padanya menawarkan Palau Bokor. Ia sebenarnya tidak berminat membeli pulau itu, namun karena M.Rudi sudah sampai 3 kali menawarinya dan mengajak bertemu, maka saksi pun menyetujuinya.

Kata saksi lagi, saat dirumah Makan Rezeki Batu Besar Noungsa pada tahun 2010 lalu. kepadanya M.Rudi menawarkan Palu Bokor dengan seluas 70 hektar,  setelah itu merekapun lalu menyepakatinya.

Setelah mendengar semua keterangan dari saksi Ahmad Mahbub, Hakim lalu menunda persidangan ini hingga ke hari Selasa tanggal 28 Oktober 2016 mendatang.

Dan perlu dicatat, di dalam perkara reklamasi ini, ada yang terasa aneh, dengan jelas terlihat ada kesenjangan hukumnya, telihat nyata. Hukum itu tajam kebawah tumpul keatas.

Bisanya pelaku pembakar hutan, pencuri kayu Hutan maupun pencari kayu Bakau, pelakunya semua ditahan dalam sel jeruji besi, namun diperkara reklamasi ini, tidak ada yang ditahan, adapun terdakwanya  yakni Komisaris PT Power Land, Afuan hanya diberlakukan tahanan kota.

Sedangkan saksi sendiri saat ini, masih berstatus sebagai tahanan di Pekanbaru atas perkara pidana pencucian uang (TPPU) dari penyeludupan bahan bakar minyak (BBM) di Kepulauan Riau (Kepri) dengan hukuman 17 tahun penjara.

Saksi Abob memang sengaja didatangkan ke Batam oleh Jaksa untuk mendengarkan kesaksiannya, terkait perataan bukit Pulau Bokor dan reklamasi pantai disekitarnya.(Cn)

Editor : Agus Budi T