Tuesday, 4 October 2016

Shabu 8,8 Kilogram dan 24.720 Butir Ekstasi, Dilebur BNNP Kepri

Tampak Narkoba jenis Ekstasi tengah dimasukan petugas BNNP  ke dalam Blender.
Batam, Dinamika Kepri - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri), Selasa (4/10/2014) siang, telah melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat bruto 8.848 (delapan ribu delapan ratus empat puluh delapan) gram dan Ekstasi sebanyak 24.720 (dua puluh empat ribu tujuh ratus dua puluh) butir dengan cara diremdam kedalam air panas sedangkan narkoba jenis pil ekstasi dimusnakan dengan cara diblender lalu dimasukan ke Safety Tank melalui Toilet yang di dalam kantor BNNP Kepri.

Semua barang bukti yang dimusnakan tersebut berasal dari 7 (tujuh) kasus peredaran gelap Narkoba jaringan sindikat nasional maupun internasional yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Pemusnahan Narkoba ini, juga disaksikan oleh ketua Dprd Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak.SH, Gubernur Kepri (Diwakilkan Kasatpol-PP Provinsi Kepri), Gerakan anti narkoba (Granat) Kepri, BC Batam, Kapolda Kepri ( Diwakilkan) Puluhan awak media lokal dan Nasional dan juga disaksikan oleh para pelaku pemilik Narkoba.

Pemusnahan Narkoba ini dilakukan yakni berdasarkan dengan dasar hukum:

A. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

B. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 35 / VII / 2016 / BNNP, tanggal 28 Juli 2016.

C. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 36 / VIII / 2016 / BNNP, tanggal 8 Agustus 2016.

D. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 37 / VIII / 2016 / BNNP, tanggal 18 Agustus 2016

E. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 38 / VIII / 2016 / BNNP, tanggal 23 Agustus 2016.

F. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 39 / VIII / 2016 / BNNP, tanggal 26 Agustus 2016.

G. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 40 / IX / 2016 / BNNP, tanggal 4 September 2016.

H. Laporan Kasus Narkotika Nomor : LKN / 41 / IX / 2016 / BNNP, tanggal 19 September 2016.

I. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari  Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-253 / N.10.11 / Euh.1 / 06 / 2016 tanggal 30 Juni 2016.

J. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-267 / N.10.11 / Euh.1 / 08 / 2016 tanggal 15 Agustus 2016

K. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-277 / N.10.11 / Euh.1 / 08 / 2016 tanggal 26 Agustus 2016.

l. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-281 / N.10.11 / Euh.1 / 08 / 2016 tanggal 29 Agustus 2016

M. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-283 / N.10.11 / Euh.1 / 09 / 2016 tanggal 1 September 2016

N. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-295 / N.10.11 / Euh.1 / 09 / 2016 tanggal 13 September 2016;

O. Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-302 / N.10.11 / Euh.1 / 09 / 2016 tanggal 27 September 2016.

1. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 35 / VII / 2016 / BNNP.

Pada hari Kamis tanggal 28 Juli 2016 sekira pukul 08.00 WIB di pinggir jalan depan Mesjid Baiturahman Sekupang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, penyidik Bidang Pemberantasan BNNP Kepri, melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial R (51 Thn-WNI) karena diduga memiliki 8 (delapan) bungkus plastik bening berisi Kristal yang diduga Narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 4.064 (empat ribu enam puluh empat) gram yang ia simpan di dalam sebuah kantong makanan kucing.

Kemudian penyidik melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap tersangka lainnya yaitu 4 (empat) orang laki-laki berinisial MF, DA, AD, AJ dan 1 (satu) orang perempuan berinisial YS.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 4.016 (empat ribu enam belas) gram dan sebanyak 48 (empat puluh delapan) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

2. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 36 / VIII / 2016 / BNNP.

Pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2016 sekira pukul 13.00 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Petugas Bea & Cukai Kota Batam mengamankan seorang laki-laki WN Malaysia berinisial MT (20 Thn) karena diduga membawa, menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I jenis Sabu sebanyak 2 (dua) bungkus plastik seberat bruto 74 (tujuh puluh empat) gram. MT membawa Sabu tersebut dari

Malaysia dengan cara dimasukkan ke dalam perut melalui lubang duburnya agar tidak dicurigai oleh petugas.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 63 (enam puluh tiga) gram dan sebanyak 11 (sebelas) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

3. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 37 / VIII / 2016 / BNNP.

Pada hari Kamis tanggal 18 Agustus 2016 sekira pukul 22.00 WIB, penyidik Bidang Pemberantasan BNNP Kepri mengamankan Narkotika Golongan I jenis Ekstasi sebanyak 25.000 (dua puluh lima ribu) butir atau seberat bruto 6.106 (enam ribu seratus enam) gram di sebuah tas yang ditemukan di dalam mobil warna merah di parkiran Discotheque Planet Hotel Planet Holiday Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Dari kasus ini belum ditemukan tersangka pemilik Ekstasi tersebut, dan sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh pihak BNNP Kepri.

Dari barang bukti Narkotika jenis Ekstasi yang telah berhasil diamankan, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 24.720 (dua puluh empat ribu tujuh ratus dua puluh) butir atau seberat bruto 5.995,7 (lima ribu sembilan ratus sembilan puluh lima koma tujuh) gram dan sebanyak 280 (delapan ratus sembilan puluh delapan) butir atau seberat bruto 110,3 (sratus sepuluh koma tiga) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

4. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 38 / VIII / 2016 / BNNP.

Pada hari Selasa tanggal 23 Agustus 2016 sekira pukul 19.30 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Petugas Bea & Cukai Kota Batam mengamankan seorang laki-laki berinisial ZR (25 Thn-WNI) karena diduga membawa, menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I jenis Sabu sebanyak 2 (dua) bungkus plastik seberat bruto 126 (seratus dua puluh enam) gram yang dibawanya dari Malaysia.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 114 (seratus empat belas) gram dan sebanyak 12 (dua belas) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.
Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

5. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 39 / VIII / 2016 / BNNP.

Pada hari Jum’at tanggal 26 Agustus 2016 sekira pukul 21.00 WIB di Komplek Nagoya Permai Blok E No. 17 Winsor Kota Batam Provinsi Keualaun Riau, penyidik Bidang Pemberantasan BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang laki-laki berinisial H (32 Thn-WNI) dan S (31 Thn-WNI) karena diduga memiliki Narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 184 (seratus delapan puluh empat) gram.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 178 (seratus tujuh puluh delapan) gram dan sebanyak 6 (enam) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

6. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 40 / IX / 2016 / BNNP

Pada hari Minggu tanggal 4 September 2016 sekira pukul 14.30 WIB di parkiran Rumah Makan Salero Basamo Baloi Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, penyidik Bidang Pemberantasan BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial BD (37 Thn-WNI) karena diduga memiliki Narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 4.400 (empat ribu empat ratus) gram. 

Kemudian penyidik melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap 2 (dua) orang tersangka WN Malaysia berinisial AF (23 Thn) dan KP (23 Thn).

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 4.394 (empat ribu tiga ratus sembilan puluh empat) gram dan sebanyak 6 (enam) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

7. Laporan Kasus Narkotika : LKN / 41 / IX / 2016 / BNNP

Pada hari Senin tanggal 19 September 2016 sekia pukul 19.30 WIB di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Petugas Bea & Cukai Kota Batam mengamankan seorang laki-laki berinisial K (27 Thn-WNI) karena diduga membawa, menyimpan dan menguasai Narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 89 (delapan puluh sembilan) gram yang dibawanya dari Malaysia.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita dari tersangka, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 83 (delapan puluh tiga) gram dan sebanyak 6 (enam) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2), UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Ag)

Editor : Agus Budi T