Tuesday, 18 October 2016

Parah! Saat paripurna berlansung, Anggota dewan Batam ini, Malah asyik bermain Game

Oknum Dewan Batam, tampak sedang asyik bermain Game di ponselnya disaat Paripurna masih berlangsung.

Batam, Dinamika Kepri - Penggunaan Handphone (HP) type Android saat ini, sepertinya telah menunjukkan tingkat yang sudah memperihatinkan dan telah merusak nalar bagi para penggunanya, terutama di Indonesia, khususnya Batam.

Korbannya pun tidak memandang usia, dari mulai anak-anak sampai orang tua ikut terkena dampaknya. ditambah lagi banyaknya situs media sosial bermunculan, tentu banyak pengguna memilih menghabiskan waktunya dengan percuma tertawa sendiri.

Banyak aplikasi yang disediakan di Google Play store, membuat penggunanya terus asyik mengutak-atik HP tampa melihat situasi dan kondisinya.

Contoh kecilnya yakni seperti yang satu ini (Gambar diatas=red). Foto tersebut diabadikan saat sidang Paripurna ke 11 berlangsung saat mendengarkan jawaban atas pandangan umum dari fraksi-fraksi Dprd Kota Batam terhadap Ranperda perubahan APBD tahun 2016.

Kendati yang dibahas saat itu masalah anggaran, namun oknum dewan di Foto tersebut, sekan tidak memperdulikannya. ia lebih memilih asyik sendiri dengan memainkan poselnya.

Namanya saja ia sebagai wakil rakyat, namun apa yang terjadi, ia malah memilih asyik sendiri bermain game di Ponsel androidnya, memilih tidak menghiraukan apa yang sedang dibahas.

Dan anehnya lagi, ketika ketua rapat paripurna bertanya, apakah semua yang hadir setuju? jawabnya setuju, padahal tidak tahu apa maksud yang disetujukannya.

Melihat hal ini tentunya kepentingan masyarakat telah terabaikan, dan sudah waktunya Pemerintah Pusat menerapkan peraturan, untuk tidak memperbolehkan pejabat penyelenggara negara di indonesia, menggunakan Ponsel type andoroid saat membahas tentang kepentingan masyarakat. Tujuannya jelas, agar mereka yang dipilih rakyat dapat fokus melayani kepentingan rakyat. Bukan saat ini, oknum anggota Dewan di Batam memang kerap melakukannya apalagi disaat paripurna.

Tampak jika saat ini, hanya sedikit dewan Batam yang serius saat menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat, Bagi oknum dewan yang lain kesannya, yang penting hadir, rajin,  namun terlihat tidak berpotensi. dan ketika ditanya ketua paripurna, semuanya setuju, jawabnya selalu setuju.(Ag)

Editor : Agus Budi T