Thursday, 27 October 2016

Milih jadi agen TKI ilegal, Toni Candra dan Agus Joko, Disidangkan


Saat Toni Candra dan Agus Joko disidangkan di PN Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Agus Joko Triono (48) dan Toni Candra (30) terpaksa harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negri Batam Kamis (27/10/2016), lantaran perlakuannya telah melanggar hukum dengan menjadi agen TKI Ilegal di Kota Batam.

Sebelum ditangkap polisi, mereka berdua memang sengaja menjadi agen TKI ilegal. Sekian lama beraksi, namun tiba naasnya  dimana saat mereka hendak memberangkatkan 6 orang calon tenaga kerja wanita (TKW) ke negeri Jiran Malaysia.

Jaringan dugaan penjual orang antar negara (Trafiking) ini, ditangkap polisi setelah mendapatkan laporan dari LSM Gerakan Anti Trafiking (GAT), dan kedua terdakwa berhasil ditangkap pada bulan 23 Juni 2016 yang lalu bersama ke 6 korbannya.

Saat sidang sore tadi, saksi Samsul (35) dari LSM Gerakan Anti Tracfiking (GAT) dalam kesaksiannya menuturkan, sebelum terdakwa ditangkap katanya Ia mendapatkan informasi dari salah korban bernama Neng Silpia.

Kepadanya Neng Silpia menturkan bahw ia dan 6 orang temannya akan segera diberangkat kedua terdakwa dengan cara ilegal ke Malaysia.

Menerima Informasi itu, saksi lansung melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian. Setelah itu mobil terdakwa yang membawa ke 6 calon TKI berhasil dilacak dan diberhentikan, setelah dicek, benar ada 6 orang calon TKI didalam mobil terdakwa.

Maka dari hasil perbuatannya itu, kedua terdakwa ini diancam pidana Pasal 103 ayat (1) huruf f UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri, dengan hukuman kurungan 1 tahun penjara dan didenda Rp 1Miliar.(Is)

Editor : Agus Budi T