Sunday, 16 October 2016

Warga Kabil Heran: Diatas kertas lahan ini untuk pendidikan dan relokasi penggusuran, Tapi kok?


Batam, Dinamika Kepri -  Kata masyarakat, diatas kertas Lahan di wilayah RW 013 Kabil di hutan lindung ini, dimatangkan peruntukannya untuk pendidikan serta relokasi penggsuran Ruli dari Tanjung Uma, Namun yang kenyataannya berbeda, terlihat malah di kavling-kavlingkan diduga untuk diperjual belikan. Lihat gambar Brosur di bawah ini," Stock terbatas".

Brosur.

Kepada media ini sebelumnya, pejabat bagian aset dari BP Batam, Baskoro Ananto Hadi mengatakan, itu peruntukannya, untuk pendidikan serta untuk relokasi penggusuran sebanyak 50 Ruli dari Tanjung Uma. Namun itulah katanya. Tetapi nyata beda dengan yang kelihatan dilapangan. Tampak seperti gambar pertama diatas.

Seperti gambar dibawah ini, jelas di poin 3 disebutkan, lahan itu untuk pemindahan rumah bermasalah (Ruli) dan untuk Fasilitas pendidikan. Dan tidak ada disebut peruntukan kavling untuk diperjual belikan, seperti yang ada di brosur.



Seperti yang terlihat dalam lapiran surat tepatnya dibawah pojok kiri, ada tertulis tembusan ke Anggota Deputi IV bidang prasarana.

Ada dugaan Deputi tersebut ikut bermain dalam hal ini, Kata salah satu dari masyarakat sekitar , Minggu (16/10/2016), Deputi tersebut diduga telah tutup mata mengenai tentang lahan kavling di hutan lindung Kabil ini.

"Padahal Ia belum lama menjabat di Deputi di BP Batam, Namun kesannya sudah seperti menutup mata seakan tidak perduli dengan apa yang terjadi ditengah masyarakat." kata seorang warga dengan ekspresi wajah kesal.(Is)


Editor : Agus Budi T