Tuesday, 11 October 2016

Kombes Pol Hadi Purnomo : Tidak ada gula, Yudi Kurnain : Gula juga ada di dalam konteiner


Batam, Dinamika Kepri- Rapat dengar pendapat (RDP) ke II yang dilakukan oleh komisi II bersama pihak Bea dan Cukai (BC) Batam dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) Polda Kepri, Selasa (11/10/016) berjalan alot, pasalnya pihak BC tidak menyebutkan atau menyinggung tentang beras dan gula dari Kapal PLS yang sebelumnya telah diamankan oleh Bakamla. 

Mendengar tidak adanya penjelasan tentang Beras dan gula, maka para anggota Dprd komisi II yang ikut dalam RDP itu, merasa curiga. Bahkan para anggota dewan yang hadir di RDP ini berulang-ulang kali bertanya, dimana keberadaan beras dan gula tersebut saat ini.

Namun pihak BC tidak bisa menjawabnya, kata BC pihaknya belum menerima barang bukti beras seperti yang dimaksudkan oleh para anggota dewan komisi II itu.

Mendengar jawaban dari pihak BC seperti mutar- mutar, alias tidak nyambung jawaban dengan pertanyaan, maka itu Bobi Alexander Siregar, Sallon Simatupang, Mulia Rindu Purba, dan Mesra Wati Tampubolon, tampak terlihat kesal, semakin merasa penasaran dan mulai gencar menyerang pihak BC dengan banyak pertanyaan.

RDP ini pun sempat terjadi tegang urat leher antara anggota dewan dengan Pihak BC, pasalnya saat ditanya dimanakah beras itu saat ini berada, Pihak BC yang mewakili di RDP ini menjawabnya, tidak tepat dan tidak mengena dengan apa yang ditanyakan.

Pihak BC malah menjawab tentang hukum, dasar hukum, namun tidak tidak tahu hukum yang mana yang dimaksudkannya. Kesannya wakil dari BC tersebut, seperti master hukum. seakan tengah menggurui para anggota dewan tentang hukum saat itu.

Mendengar semua itu, Sallon Simatupang pun jadi gregetan katanya, kami memahami itu, yang kami tanyakan, dimanakah beras itu saat ini, itu saja.

Namun setelah lama berdebat hampir 2 jam lamanya, akhirnya pihak Bakamla yang diwakili oleh Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Drs, Hadi Purnomo MH, mengatakan jika beras tersebut, masih ada pada di pihak mereka dan belum diserahkan kepada BC Batam. setelah mendengar penjelasan itu, suasana tegang urat pun kembali redam dan menjadi bersahaja.

Namun ada yang aneh, Beras belum diserahkan, tetapi barang jenis lain sudah yang ada dikapal yang sama sudah disita BC bahkan sudah terdata sesuai rincian di dalam 4 pos yang sudah dibacakan oleh BC di RDP itu.

Tak lama dari situ, maka RPD pun diakhiri dengan kesimpulan, dalam waktu dekat ini komisi II Dprd Batam akan segera melihat dan memastikan keberadaan beras sitaaan dari kapal PLS tersebut. 

Setelah RDP selesai dilakukan, kepada media Hadi Purnomo mengatakan, Besok (12/10/2016) pihaknya akan segera menyerahkan beras sebanyak 4 Pallet tersebut, kepada BC Batam.

" Ya..besok beras itu akan serahkan, kalau mengenai berat tonasenya, saya tidak tahu, yang pastinya ada 4 pallet, dan beras itu juga masih berada diatas kapal. Oh cuma beras saja, gula tidak ada," kata Kombes Drs Hadi Purnomo. MH, menjelaskan kepada media.

Dalam RDP ini, selain membahas berasnya ada dimana, ada yang menyebutkan tentang gula, ketika awak media ini mempertanyakan benar tidaknya tentang gula itu, Ketua komisi I Dprd Batam, Yudi Kurnain menjawab kata dia, gula juga ada.

" Selain beras, gula juga ada di dalam konteiner." kata Yudi Kurnain, usai memimpin RDP itu. (Ag)

Editor : Agus Budi T