Wednesday, 12 October 2016

Harmidi minta oknum Satpol-PP yang ditangkap di Diskotiq itu, Diberikan sangsi tegas

Anggota komisi I Dprd Kota Batam, Harmidi Husen.SH.
Batam, Dinamika Kepri - Menanggapi adanya seorang oknum PNS Satpol- PP Batam yang telah ditahan oleh BNNP Kepri saat razia pada Minggu pagi (9/10/2016) lalu di salah satu Diskotiq, kata Komisi I Dprd Batam, Harmidi Husen.SH, tentang oknum Satpol-PP  tersebut katanya harus ditindak tegas.

" Yang namanya pengguna dan pengedar Narkoba, ya harus di hukum berat. Dan lagi oknum Satpol-PP tersebut dapat diberikan tindakan yang tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, BNNP juga harus tegas, netral, tidak tebang pilih dalam menjalankan penegakkan hukum, jika memang yang bersangkutan itu terbukti bersalah, harus di hukum, samakan dia dengan tahanan yang lainnya" kata Hardimi diruang kerjanya menanggapi, Rabu (12/10/2016).

Pada hari Minggu dini hari lalu, BNNP Kepri bekerja sama dengan Direktorat Narkoba Polda Kepri, melakukan razia ke seluruh Diskotiq yang ada di Batam.

Dari hasil razia itu, Setelah di tes urine, maka sebanyak 48 orang pengunjung Diskotiq ditahan karena positif telah menggunakan Narkoba jenis shabu dan Pil Ekstasi.

Dari 48 orang yang ditahan itu diantaranya 2 warga Malaysia dan 1 oknum PNS Satpol- PP kota Batam.

Sebelum menutup tanggapannya, Harmidi juga berharap agar BNNP Kepri dan pihak kepolisian tetap selalu bersinergi untuk melawan, memerangi segala bentuk peredaran Narkoba di Pulau Batam.

Mengenai Satpol-PP yang dimaksud tersebut, ia meminta BNNP dapat memberikannya sangsi hukum yang seberat-beratnya, supaya ada efek jeranya, agar yang lain tidak berani untuk mencobanya.(Cn)

Editor : Agus Budi T