Tuesday, 4 October 2016

Diduga terobosan baru dari BP Batam, Kini hutan lindung juga telah di kavling-kavlingkan


Batam, Dinamika Kepri - Diduga inilah terobosan baru dari BP Batam selaku pemilik lahan secara kelembagaan di kota Batam. Sejak Hatanto Reksodiputro menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Batam, sepertinya ulah para bawahannya tampak semakin ekstreem saja dari dugaan sebelumnya.

Terkesan jika para oknum pejabat BP Batam saat ini, telah menghalalkan segala cara untuk memperkaya dirinya sendiri. Diduga itu terjadi karena takut tidak kebagian lahan sebelum nantinya BP Batam benar-benar akan dibubarkan.

Mungkin saja akan dibubarkan, Pasalnya masyarakat kota Batam saat ini, terlihat telah muak dengan adanya dualisme kepemimpinan di kota Batam. Maka itu tidak heran jika warga Batam selalu melakukan unjuk rasa di depan gedung kantor BP Batam.

Ini buktinya, Lihat tampak pada gambar diatas, terlihat dengan jelas lahan dibukit tengah di kavling-kavlingkan. Pertanyaan, ini permainan siapa, kepentingan siapa dan siapa pula yang diuntungkan?

Menurut informasi yang diterima awak media ini, yakni info dari warga sekitar perumahan Pertamina Tongkang kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa ini menyebutkan, bahwa kavling yang katanya di Hutan lindung tersebut, satu petak ukuran 6 x 10 meter dijual oleh oknum Dprd Kota Batam hingga harga Rp 20 juta perkavling kepada siapa saja yang berminat untuk membelinya.

Dan masih menurut warga yang tak mau namanya disebut mengatakan, bahwa kavling tersebut direstui pejabat lantai I BP Batam yang bernama Baskoro. Katanya Baskoro lah yang menggeluarkan surat Kavlingnya.

"Untuk lebih jelasnya, coba tanyakan kepada yang bernama Baskoro di BP Kawasan, karena beliaulah yang mengeluarkan surat kavling ini," ucapnya seperti menganjurkan.

Namun sayang, ketika awak media ini mencoba melakukan konfirmasi untuk mempertanyakan tentang benar tidaknya informasi  dari warga itu kepada Humas BP Batam, seperti biasa, sampai berita ini dimuat, Selasa (4/10/2016), tidak ada jawabannya.(Is)

Editor : Agus Budi T