Wednesday, 5 October 2016

Biar kelihatan mapan dihapan calon bidan, Pria ini nekat nyamar jadi polisi

Polisi Kw-kw an berpangkat Brigadir ini, tampak sedang diperiksa oleh petugas Polisi diruangan kerja Kanit III, AKP Marzuki Zan, di Mapolresta Barelang.
Batam, Dinamika Kepri - Demi untuk mendapatkan cinta, sudah jelas apapun akan dilakukan seseorang untuk meraihnya, apalagi yang ditaksirnya itu, cantik, seksi, Bidan pula lagi. Hem..pastinya langsung terbayang, jika masa depan yang cerah.

Gunung tinggi akan kulalui, lautan luas juga akan kuseberangi, demi cintaku yang suci, kata lirik lagu Ona Sutra di tahun 90 an, itu kata lagunya,  Namun bagi pria ini, itu tidak berlaku, ia main cepat, seakan akan ingin melakukan rekayasa cinta kepada wanita calon bidan yang ditaksirnya. apalagi kata dia bahwa  wanita yang ditaksir itu, baru saja putus dengan pacarnya suka dengan seorang Polisi.

Tidak mau menunggu lama takut disambar orang, Maka itu pun berubah menjadi polisi Kw-kw an berpangkat Bripka. Namun naas, belum lagi cintanya sempat bertaut hati dengan cintanya sang calon bidan itu, ia malah berurusan hukum karena keburu ditangkap polisi yang asli di Tanjung Piayu, Batam, pada hari Selasa siang, (4/10/2016).

ilustrasi.


Pria ini ditangkap polisi asli saat berpakaian seragam polisi disalah satu warung di Tanjung Piayu. sebelum ditangkap, Polisi asli saat itu sangat curiga melihatnya, ketika ditanyai, jawabannya pria ini tidak masuk akal, Pasalnya kepada seorang Brimob yang bertanya kepadanya, ia menjawab, ia letting 80 dan bernomor NRP 14.

Mendengar itu, Brimob tersebut lalu memangil polis yang lain, setelah itu pria ini lalu diamankan dan dibawa ke Polsek Sei Beduk untuk diperiksa. Tak lama berselang dari situ, Polisi Kw-kw an yang bernama Anang Wijaya ini, lalu diboyong ke Mapolres Barelang untuk menjalani pemeriksaan lanjut. 

Diruangan Kanit III Mapolres Barelang, Pria ini mengaku, ia memakai dinas seragam Polisi karena lagi sedang PD kate dan sedang berusaha tebar pesona, menunjukkan kalau ia adalah pria mapan kepada wanita yang ditaksirnya. (Ag)

Editor : Agus Budi T