Tuesday, 18 October 2016

Begini kronoligis mengapa Lima Preman di Bengkong Grama itu ditangkap Polisi

Plt. Kabid Humas Polda Kepri Akbp Drs. S. Erlangga. Foto/dok : dodisyahputra.wordpress.com

Batam, Dinamika Kepri - Pada hari Senin tanggal 17 Oktober 2016, pada pukul 13.00 Wib, Plt. Kabid Humas Polda Kepri Akbp Drs. S. Erlangga diruang kerjanya menerangkan tentang adanya Penangkapan 5 (lima) orang pelaku terduga melanggar pasal 355 ayat (1) ke-1 KUHP sebagai berikut.

Berdasarkan :

  1. LP-B / 1413 / X / 2016 / Kepri / SPK-Polresta Barelang, tanggal 15 Oktober 2016.
  2. Sprint-Gas / 882.b/ X / 2016 / Reskrim, tanggal 15 Oktober 2016.
  3. Sprint-Sidik / 882.a / X / 2016 / Reskrim, tanggal 15 Oktober  2016.
Waktu kejadian  pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2016 sekira Pukul 22.30 wib, itu Para pelaku  berjumlah 5 (lima) orang , 4 (empat) orang diantaranya mengenakan pakaian Loreng Ormas mendatangi proyek pemotongan lahan milik PT. GARAMA CITRA UTAMA yang berlokasi di Bengkong grama yang merupakan lahan Asrama Polsek Bengkong dan menemui RAH yang merupakan Ceker (yang bertugas membuat surat jalan Truck) secara bersama-sama ke 5 preman menghampiri RAH dan menyuruh agar memberhentikan segala aktifitas di lahan tersebut.

Setelah itu RAH pun memerintahkan seluruh pekerjanya untuk memberhentikan aktifitas, dan setelah aktifitas berhenti, salah satu dari pelaku menanyakan siapa pengawas dan meminta agar RAH bisa menghadirkan pengawas saat itu juga.

Para pelaku juga sempat menanyakan tentang izin kegiatan di lahan tersebut, setelah dihubungi RAH akhirnya IM yang merupakan pengawas di lahan tersebut datang.

Kepada IM pelaku memaksa untuk diberikan pekerjaan, dan setelah diberikan pekerjaan untuk menjaga alat berat pada saat tidak ada aktifitas, dan setelah dijanjikan diberikan pekerjaan akhirnya aktifitas proyek pun kembali dimulai.

Lalu pada hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 sekira pukul 03.00 Wib, Sat Reskrim Polresta Barelang telah mengamankan 2 (dua) orang pelaku dari 5 (lima) orang pelaku Tindak pidana “Barangsiapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain”. Sesuai dengan bunyi pasal 335 ayat (1) butir 1 KUHP.

Dan pada sekira pukul 18.00 wib, 3 (tiga) orang berikutnya juga berhasil diamankan di Sat Reskrim Polresta Barelang, adapun Inisial pelaku tersebut adalah sebagai berikut :

  1. AT, umur 35 Tahun, pekerjaan Swasta, Agama Katholik, Alamat Bengkong Sarmen, Kecamatan Bengkong, Batam.
  2. N, Umur 38 Tahun, Pekerjaan Swasta, Agama Kristen, Alamat Ruli Bengkong Palapa I Kecamatan Bengkong, Batam.
  3. DS, Umur 35 Tahun, Pekerjaan Swasta, Agama Katholik, Alamat Kav. Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam.
  4. LS, Umur 25 Tahun, Pekerjaan Swasta, Agama Kristen, Alamat Bengkong Mahkota, Kecamatan Bengkong, Batam.
  5. JP, Umur 27 Tahun, Pekerjaan Swasta, Agama Kristen, Alamat Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Batam.

Barang Bukti yang diamankan :

  1. 1 (satu) helai baju kemeja loreng Ormas.
  2. 1 (satu) helai baju Kaos loreng Ormas lengan pendek.
  3. 1 (satu) helai baju Kaos loreng Ormas lengan panjang.
Saksi-saksi sebagai berikut :
  1. IM, Umur 45 Tahun, pekerjaan Swasta, alamat Perum Komplek Oriana Kota Batam. selaku Pelapor.
  2. BA, Umur 47 Tahun, Pekerjaan Swasta, Alamat Bengkong Kartini Kecamatan Bengkong Kota Batam.
  3. E, Umur 35 Tahun, Pekerjaan Swasta, Alamat Mes Sentosa perdana SP. Plaza Kecamatan Batu aji, Kota Batam.
  4. ES, Umur 29 Tahun, Pekerjaan Swasta, Alamat Perum Genta I Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.
  5. RAH, Umur 19 Tahun, Pekerjaan Swasta, Alamat Taman Dutamas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam
   Langkah-langkah tindakan kepolisian yang diambil :
  1. Melakukan penangkapan
  2. Melakukan pemeriksan lebih lanjut terhadap saksi tersebut di Polresta Barelang.
  3. Melakukan Gelar Perkara dengan hasil berdasarkan keterangan para Saksi-saksi dan Barang Bukti 5 (lima) orang yang diamankan tersebut.
  4. Melakukan penahanan
  5. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada pimpinan.[Ril]

Editor : Agus Budi T