Wednesday, 7 September 2016

Ups!, Tapi masih rencana, Kata Nuryanto akan membuat perda burung di Batam

Nuryanto-1
Ketua Dprd Kota Batam, Nuryanto. SH
Batam, Dinamika Kepri - Bagi anda para pemburu burung, penjual maupun pembeli burung di Batam, sepertinya sebentar lagi anda tidak bisa bebas lagi untuk melakukan kegiatan, baik menjual maupun yang hobbi menangkap serta suka menembaki, sebab Ketua Dprd Kota Batam, Nuryanto. SH  kepada media, Selasa (6/9/2016) diruang kerjanya mengatakan, dirinya punya rencana akan menggodok  Peraturan daerah (Perda) tentang perlindungan satwa burung,

Kata yang akrap disapa Cak Nur ini mengatakan, tujuannya agar segala burung di Batam dapat terjaga tidak di buru oleh manusia lagi dengan semabrangan. bisa terbang bebas serta dapat berintraksi dengan manusia, dan lagi aturan yang dimaksud ini juga sudah diterapkan dan terbukti di banyak negara, contohnya seperti di negara Malaysia.

" Ada rencana mau membuat Perda untuk melindungi satwa burung di Batam, supaya tidak di buru dan di tembaki lagi. karena bisa kita lihat sendiri seperti di Malaysia contohnya sudah terbukti, siapapun disana tidak boleh sembarangan memburu burung jenis apapun, disana itu burung-burung dilindungi, terbukti memang saat ini, ada banyak sekali ragam macam burung yang bisa kita lihat disana dan tidak dapat kita lihat di sini (Batam=red)," kata Nuryanto.

Ia juga menjelaskan, dengan adanya perda yang melindungi Burung ini nantinya, tentu akan berpengaruh berbanding lurus terhadap ke asrian Pulau Batam, sebab dengan itu, para deplover-deplover atau para pengembang di Batam tidak bisa lagi sembarang membabat hutan serta melakukan reklamasi dengan menghanguskan hutan bakau, sebab burung-burung tentunya membutuhkan pepohonan untuk tempatnya berlindung dan itu harus di jaga.

" Ya itu dia, kalau perda ini jadi, berarti deplover-deplover atau  para pengembang di Batam, tidak bisa lagi bebas sembarang membabat hutan, melakukan reklamasi dengan menghanguskan hutan bakau, karena burung-burung sudah pastinya membutuhkan pepohonan untuk berlindung dan itu harus di jaga," katanya mengakhiri.

Unik memang, Perda yang rencananya akan dikonsep ini memang sedikit nyeleneh, "Perda burung", kedengarannya lucu dan menggelitik dan yang pasti pembaca akan berkomentar, "masa burung juga di urusin, kayak enggak kerjaan saja !, itu pasti, namun siapa yang tahu, jika di balik tujuan Perda ini nantinya ada tujuan yang sangat brilian, yakni untuk menjaga, melindungi keasrian, agar Batam bisa menjadi lebih hijau (Green) lagi.(Ag)

Editor : Agus Budi T