Wednesday, 21 September 2016

Pembelaan Kompol Irvan Asido Siagian, Ditolak hakim

Irvan Asido Siagian
Kompol Irvan Asido Siagian (Baju Putih) saat usai menghadiri sidang.
Batam, Dinamika Kepri - Upaya pembelaan kuasa hukum yang dilakukan oleh Mangundang Lumban Batu. SH terhadap terdakwa (Kleinnya), Irvan Asido Siagian (35), sia-sia, Pasalnya semua usaha yang dilakukannya untuk membebaskan terdakwa, ditolak hakim.

Sidang yang berjalan 30 menit diruang sidang IV PN Batam ini, Rabu (21/9/2016) tampak terasa cukup menegangkan, dan lagi terlihay harap-harap cemas, untuk menunggu hasil dari pembelaan kuasa, Namun sayang Hakim menolaknya.

Kata hakim dalam persidangan, pembelaan terdakwa ditolak dan sidang akan terus dilanjutkan, maka itu terdakwa tetap ditahan.

Maka, setelah mendengar hasil dari yang dibacakan oleh Hakim, tampak ke 5 Penasehat Hukum terdakwa  yakni, Mangundang Lumban Batu, SH, Nico Theo Kurniawan.SH Immanuel Ebenezer Sinaga.SH Edi Wiyanto.SH dan Rizal, SH hanya dapat terdiam seakan pasrah dengan hasilnya.

Tampak  Rumondang SH selaku Jaksa Penuntut Umum  dan Tim kuasa Hukum terdakwa, sedang bercengkrama disekitar Pengadilan, usai sidang dilakukan.
Dalam hal ini, Kompol Irvan Asido Siagian didakwa karena diduga memiliki barang bukti berupa senjata api (senpi) beserta sembilan butir peluru yang ditemukan di area penangkapannya di kamar 903 lantai dua Bungalow Sugriwa Hotel Rasinta, beberapa waktu yang lalu.

Akibat perbutannya ini, maka terdakwa Irvan Asido Siagian diancam pidana dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang  Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun1951 tentang Ordonnatie Tijdelijke Bijzondere Strafbepalingen, dengan tuntutan hukuman minimal seumur hidup dan maksimal hukuman Mati. (Ag)

Editor : Agus Budi T