Friday, 23 September 2016

Konsulat AS, Juha P. Salin Kunjungi BP Batam

Konsulat AS Medan,  Juha P. Salin Berkunjun Ke BP Batam. Jumat, (23/9/2016 ).

Batam, Dinamika Kepri - Konsulat AS Medan, Juha P. Salin berkunjung ke BP Batam guna melakukan kordinasi di bidang Kemaritiman untuk peningkatan keamanan Pelabuhan di Batam, Kepri, Jumat, (23/9/2016).

Kegiatan workshop ini dibuka oleh Heri Suryono selaku Kabid Kepelabuhanan Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, mewakili Anggota 3 Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Rc. Eko Santoso Bidianto berhalangan hadir.

"Batam merupakan pusat pengembangan kemaritiman diwilayah Kepri, dimana Batam menghubungkan ke beberapa wilayah negara seperti Singapura dan Malaysia, sehingga keamanan dan keselamatan di pelabuhan merupakan faktor penting dalam pengelolaan pelabuhan, dan kegiatan ini sangat penting dan perlu kita ketahui bersama khususnya pengelola jasa kepelabuhanan yang berada di Batam," ujar Heri Suryono dalam sambutannya.

Selain Juha Salin, turut hadir Jim Mullinax (Konsuler Ekonomi AS), Rachma Jaurinata (Senior untuk bidang Politik dan Ekonomi Specialis), Hans Sukanto (Asisten untuk bidang Publik Ekonomi dan Sean Moon (Tenaga ahli di bidang keamanan pelabuhan).

Konsulat AS, Juha P.
Konsulat AS, Juha P.

Untuk kegiatan workshop, BP Batam mengundang perusahaan-perusahaan yang memiliki otoritas terhadap pengelolaan pelabuhan khusus (pelsus) seperti Mc. Dermott, beberapa kawasan industri dan juga asosiasi pengusaha Indonesia (APINDO).

Pada kesempatan itu Sean Moon menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pengelola pelabuhan di Batam khususnya baik dari pihak pemerintah maupun swasta yang memiliki otoritas pengelolaan kepelabuhanan dalam menjaga keamanan di pelabuhan dan juga pergerakan barang/kargo yang dapat merugikan dan membahayakan bagi seluruh pengelola kepelabuhanan yang berdampak bagi keamanan suatu wilayah.

"Batam merupakan daerah industri dan berada sangat dekat dengan Negara Singapura dan Malaysia tentunya pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus bagi Batam untuk tetap menjaga keamanan wilayahnya," kata Sean Moon.

Sehingga, kata dia, keamanan di pelabuhan sangat diperlukan bagi Batam untuk menjaga stabilitas ekonomi dan juga masyarakatnya. Sean Moon juga meminta kepada para peserta workshop untuk dapat mematuhi semua sistem, prosedur, metode, prinsip dan juga kode keamanan baik yang berlaku secara lokal maupun internasional.

Selain itu, Sean Moon meminta kepada seluruh pihak pengelola otoritas jasa kepelabuhanan di Batam untuk meningkatkan keamanan dan menjaga keselamatan serta selalu waspada terhadap tindakan-tindakan yang dapat merugikan pelabuhan yang dikelola seperti penyelundupan, keamanan kargo, penumpang gelap, sabotase, terorisme serta hal-hal lainnya yang dapat membahayakan pelabuhan itu sendiri.

Sean juga mengimbau agar selalu berkoordinasi dengan pihak terkait (Polisi, Bea dan Cukai, BP Batam) dalam menjalakan operasinya. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengelola dan pengguna jasa kepelabuhanan di Batam, sehingga Batam akan semakin besar dan lebih baik.

[Rilis]