Sunday, 11 September 2016

Ini daftar 38 perusahaan pemohon di Penataan Taman Wijaya Sekupang APBD 2015


Batam, Dinamika Kepri - Ternyata sebelumnya ada banyak perusahaan yang telah menjadi pemohon di Pelelangan Penataan Taman Wijaya Sekupang (lanjutan) Dinas Kebersihan dan Pasar, APBD tahun 2015 Pemko Batam lalu.kendati pengerjaan proyek sudah usai, tidak diketahui perusahan mana yang menjadi pemenang tendernya.

Menurut data yang dihimpun oleh awak media ini dari Situs Resmi milik LPSE kota Batam, Proyek yang menelan uang milik rakyat sebesar Rp 782,587,903 ini, pesertanya berjumlah 38 perusahaan, antara lain :
  1. PT. FITRI UTAMA MANDIRI 
  2. PT. CARRESIH ABADI 
  3. CV. RORARIS 
  4. CV. MULTI KENDALINDO JAYA 
  5. CV. PUTRA KENDALINDO JAYA 
  6. CV. BOAZLYN SENTOSA 
  7. CV. MITRA SERASI JAYA 
  8. CV. WISNA SANTI JAYA 
  9. CV. Surya Alamsyah Gideon 
  10. Mitra Sinar Huban 
  11. CV. PULAU TENGGEL 
  12. PT. Graha Resik 
  13. CV. Karya Muda Pratama 
  14. CV. CITRA BANGUN KONTRUKSI 
  15. PT. TOBA NAULI JAYA 
  16. CV. CIBA PERDANA MANDIRI 
  17. CV. YUNLI ABADI MAKMUR 
  18. Karya Prima Sukses 
  19. CV. Cesarane Aulya Pratama 
  20. CV. FARIDHASTAR SEJAHTERA 
  21. CV. MUBUT MAHKOTA 
  22. PT. PUTERA CIPTAKREASI PRATAMA 
  23. CV.OTNIEL BANGUN UTAMA 
  24. CV. TIARA SUKSES BERSAUDARA 
  25. CV. OLIH 
  26. PT.JAMESCO INDAH SENTOSA 
  27. CV. LUBUK BARA 
  28. CV. TUNAS OASE 
  29. CV.MAKASSAR BERKARYA 
  30. PT. PUTERA JADI MANDIRI 
  31. PT. OBED SATRIA PRATAMA
  32. CV.Bintan Indah Bestari 
  33. CV. CEMRA KARYA
  34. CV.PILAR CIPTA GRAHA 
  35. CV. Hadi Bersaudara 
  36. CV. MAHKOTA BINTANG 
  37. PT.PATRA JASA KONSULTAN 
  38. CV. KEMBANG RAYA

Namun sayang dari ke 38 perusahaan ini, tidak ada yang menjadi pemenang tendernya, pasalnya pihak LPSE Pemko Batam, tidak mencantumkannya apa nama perusahaan pemenang tender Penataan Taman Wijaya Sekupang (lanjutan) ini di situs LPSE Pemko Batam.

Ada dugaan sebagian nama-nama perusahaan ini juga tidak pernah ada, kesannya hanya di buat-buat biar rame, namun masih sebatas dugaan, belum dapat dipastikan sebab sementara ini, masih dalam penelusuran.

Miris memang, bagaimana mungkin  Proyek Pemerintah dapat di kerjakan hingga selesai tidak ada penanggung jawabnya, bahkna nama perusahaannya juga dirahasiakan alias tidak di cantumkan.

Maka itu, dengan adanya keganjilan ini, kuat dugaan bahwa permainan Kolusi Nepostime dilingkungan oknum-oknum di Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DKP Pemko Batam sudah berlangsung, sudah berakar kuat tersistem dengan baik.

Kendati sudah ketahuan, namun pihak Pemko Batam, Cipto dan pejabat PPK DKP, Pemko Batam, Irwan Syahputra, kepada awak media ini , Jumat (9/9/2016) tampak masih berkilah dengan seribu bahasa berusaha menampik, menutupinya namun akhirnya mengaku juga, katanya dia, dirinya khilap.

Aneh memang, jumlah uang sebesar Rp 782,5 juta yang di pakai untuk Penataan ulang Taman Wijaya Sekupang, tidak tahu siapa yang akan bertanggung jawabkan. dan itu di sebut dengan ke khilapan.

"Oh iya, saya khilap,'' kata Cipto yang bertugas di Pokja Dishub Kota Batam ini, kepada awak media dinamika kepri di kantornya.

Sedangkan dari Pihak PPK DKP, Irwan Syahputra, kepada media ini ia mengatakan, akan segera membuat berita acaranya.

Namun sampai berita ini dimuat, Minggu (11/9/2016) berita acara yang dimaksud, belum juga ditampilkan di Situs LPSE Pemko Batam.(Ag)

Editor : Agus Budi T