Friday, 30 September 2016

Hotel di Row jalan, Edward Brando SH : Itu tidak bisa dan hukum harus ditegakkan

Anggota Komisi III Dprd Kota Batam, Edward Brando.SH.
Batam, Dinamika Kepri -  Maraknya bangunan parmanen diatas Row jalan maupun bangunan diatas saluran air di kota Batam, ternyata saat ini telah persoalan yang begitu krusial hingga tidak ada lagi obat penawarnya.

Begitu banyak bagunan yang berdiri di Row jalan dan diatas saluran air, namun tidak ada tindakan dari Pemko Batam untuk menindaknya. Terkesan dibiarkan.

Bahkan terhendus lagi jika semua pelanggaran terkait tataruang itu,  selama ini adalah mainan back-up memback-up para oknum dewan kota Batam. Karena hal itu, diduga membuat Walikota Batam menjadi tidak mampu untuk membongkarnya. Bagaimanapun,  mereka sesama pejabat, tentu ada rasa saling menjaga, jika tidak, kemungkinan bisa panjang urusannya.

Menanggapi adanya tersiar kabar sebut ada oknum anggota dewan Batam telah memback-up pembangunan Hotel di Row jalan Penuin Nagoya, ketika dimintai tanggapannya, Anggota komisi III,  Edward Brando. SH kepada awak media ini, kata dia, dipastikan dahulu siapa oknum dewan Batam yang dimaksud itu.

"Jika memang ada anggota dewan yang telah memback-up Hotel itu, baiknya harus dipastikan dahulu siapa oknum dewan Batam yang dimaksud itu. Dan jika memang terbukti, Tentu yang bersangkutan harus diproses secara hukum, karena hukum harus ditegakan." kata Edward Brando.

Selain itu, Anggota Dprd Batam dari PAN ini, juga menyangkan dengan adanya IMB Hotel itu. kata dia, Ada apa sebenarnya?

"Sudah tahu lokasinya di Row jalan, tetapi Pemko Batam masih saja berani mengeluarkan IMB nya, itu yang menjadi pertanyaan saat ini, ada apa sebenarnya, dan mengapa itu bisa terjadi?", tanya Edward penasaran, Jumat (30/9/2016) kepada awak media ini.

Saat ditanya harapannya agar hal itu tidak terjadi lagi kedepannya, kata dia menambahkan, Pemko Batam harus lebih teliti lagi.

"Pemko Batam harus lebih teliti lagi sebelum mengeluarkan perizinan IMB di kota Batam, bila perlu survei langsung ke lokasinya." tandas Edward Brando.SH mengakhiri.(Cn)

Editor : Agus Budi T