Tuesday, 6 September 2016

Dituntut 4 tahun penjara, Andi Maryadi mantan ajudan Walikota Batam ini, Gemetaran

Andi Maryadi
Andi Maryadi
Batam, Dinamika Kepri - Sidang terhadap terdakwa, Andi Maryadi oknum PNS yakni mantan ajudan Walikota Batam ini, kondisinya jadi lemah (Down) saat jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya 4 tahun penjara.

Dalam persidangan yang digelar, Selasa (6/9/2016) di pengadilan negeri (PN) Batam diruang sidang IV ini, tampak dramatis, pasalnya si terdakwa gemetaran saat membacakan surat pembelaannya kepada hakim.

Dalam surat yang ditulisnya, kepada hakim dalam persidangan ia membacakan pembelaannya, Terdakwa mengaku bersalah, dan memohon keringanan hukuman. Namun belum semua isi suratnya selesai di baca, hakim menghentikannya, sebab saat membaca surat pembelaannya itu, hakim melihatnya bersedih seperti kaku membaca dan badannya juga gemetaran.

Melihat kondisi terdakwa seperti itu, maka hakim sepakat sidang putusannya, ditunda hingga sampai tanggal 8 September 2016 mendatang.

Sebelumnya pada tanggal 2 Februari 2016, terdakwa Andi Maryadi ditangkap oleh polisi saat melakukan pesta sabu bersama teman-temanya Abdul Gafar, Nafrial alias Pak Uwo dan Alex Destri Prima di rumahnya Alex Destri Prima di perumanas Buana Indah Blok C1 Kecamatan Sagulung, Batam.

Dari penangkapan mereka itu, Polisi berhasil  menemukan barang bukti berupa dua plastik bening transparan yang berisikan sabu dengan berat masing-masing 1,18 gram dan 0,72 gram, beserta alat hisap bong.

Andi Maryadi di jerat pasal 112 ayat (1), pasal 127 ayat (1) huruf a undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jenis golongan satu, dalam kasus ini terdakwa dituntut selama 4 tahun penjara, dan tampa membayar denda apapun.(Ag)

Editor : Agus Budi T