Tuesday, 20 September 2016

Contoh buruk, Saat ditanya penumpang, Petugas Lion Air ini jawab : Anj*ng, Mana Tahu Aku!

Ini wajah Petugas Tiketing Lion Air di bandara Hang Nadim Batam, yang telah memaki penumpanya itu.

Batam, Dinamika Kepri - Makin ekstreem dan tidak bermoral, Pasal Pelayanan yang diberikan oleh jasa penerbangan Lion Air Batam, tampak semakin bobrok saja, hal tersebut terbukti akibat tidak adanya Standart Oprasional Prosedur (SOP) dalam permasalahan tiketing.

Selain itu juga, diperparah adanya sikap arogansi dari para karyawan dalam melayani konsumennya.

" Saya sangat menyesalkann pelayanan pesawat Lion Air dalam memberikan service kepada konsumen," ujar Habli kepada media usai dimaki Petugas tiket Lion Air di Bandara Hang Nadim Batam. Selasa (20/9/2016).

Dikatakannya, penyesalan tersebut berawal dari hangusnya tiket penerbangan dari Batam menuju Jakarta dengan keberangkatan pukul 15.35, dikarenakan keterlambatan chek in beberapa menit sebelum pesawat lending.

" Ya..saya akui memang salah akibat dari keterlambatan ini, namun anehnya saat itu bukan saya sendiri yang terlambat, ada juga yang lain, mereka dapat masuk, namun aku tidak," ujar Habli..

Berawal dari sana, lanjutnya maka ia melakukanlah komplain terhadap pihak Lion Air untuk mempertanyakan bagaimana SOP tentang penerbangan, serta batas limit waktu yang diberi kompensasi kepada penumpangnya. namun ketika dipertanyakan, penumpang ini malah dimaki teller tiketing Maskapai tersebut.

" Saya komplain kepada pihak Lion dengan mendatangi Customer Servicenya, namun anehnya, bukan jawaban yang diberikan oleh CS tersebut, mereka malah menggeluarkan kata kotor dengan jawaban Anjing.. Mana Tahu Aku !" kata habli menirukan ucapan petugas tiketing itu.

Tambahnya lagi menuturkan" Seharusnya CS itu adalah tempat mengadu para konsumennya, ini beda, mereka malah memaki konsumennya dengan menyebut 'Anjing mana aku tahu!'.

Selain itu, Habli juga mengaku dimana saat  dirinya melakukan komplain itu, katanya ia agak sedikit tersulut emosi, karena merasa kecewa sebab tiketnya telah hangus .

"Memang perkataan saya tadi nadanya agak tinggi, tetapi masih tetap dalam batas kewajaran, meskipun begitu, itu adalah hak Konsumen dong untuk komplain," terang Habli dengan sangat kecewa.(Cn)

Editor : Agus Budi T