Tuesday, 27 September 2016

Bawa shabu dan heroin, Dua warga Malaysia ditangkap BC Tanjung Balai Karimun


Tanjung Balai Karimun, Dinamika Kepri - Dua warga negara Malaysia ditangkap oleh Bea dan Cukai (BC) di  pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun, Kepri, Senin (26/9/2016).

Kedua warga Malaysia yang diamankan tersebut adalah anisial MF dan L, mereka ditangkap karena berusaha menyelundupkan shabu-shabu seberat 200 gram dah heroin seberat 1,3 gram yang disembunyikan di dalam duburnya. MF dan L ditangkap sesaat baru saja turun dari kapal MV ferry Tuah II tujuan Kukup, Malaysia – Tanjung Balai Karimun.

Awalnya sebelum penangkapan, saat melintas kedua warga negara Malaysia ini, terlihat gugup dan memperlihatkan gelagat yang aneh kepada petugas narkotika Bea Cukai.

Merasa ada kecurigaan, mereka lalu diamankan, lalu petugas pemeriksaan fisik kepada mereka, dan benar, dari dalam dubur keduanya, petugas menemukan tiga bungkus paket shabu-shabu yang beratnya kurang lebih 200 gram. Selain itu, dari kantong salah seorang tersangka, petugas juga menemukan narkotika jenis heroin seberat  1,3 gram.

"Kedua warga Malaysia ini, menaiki kapal MV ferry Tuah II dari kukup Malaysia menuju Tanjung Balai Karimun, saat tiba di pelabuhan dari analisis dan melihat gerak geriknya yang mencurigakan, maka mereka diamankan dan diperiksa. selain itu kondisi mereka juga masih sakau, maka petugas kita lansung melakukan pemeriksaan dan ditemukan satu buah bungkusan berisi shabu-shabu atau methamphetamine dari duburnya. Dan kemudian dilakukan lagi pengembangan lalu menangkap satu tersangka lain karena dari dalam kantongnya ditemukan  1,3 gram heroin." terang Raden Evy, Kabid penindakan dan sarana operasi kantor wilayah Bea Cukai Kepri, kepada media, Selasa (27/9/2016).

Tambahnya Raden Evy lagi, Setelah mendapat barang bukti dari pelaku, selanjutnya petugas bea cukai dan Satnarkoba Polres Tanjung Balai Karimun melakukan pengembangan dan menangkap tersangka lagi SL di perumahan Taman Mutiara Karimun, yaitu orang yang akan menerima barang haram tersebut.

Sementara itu, salah seorang tersangka MF juga mengaku, bahwa ia sudah dua kali membawa narkoba masuk ke Tanjung Balai Karimun.

"Sudah dua kali ini saya membawa masuk shabu-shabu ke Tanjung Balai Karimun, dengan upah sekali bawa, Rp 4 Juta rupiah.'' kata tersangka MF. (Ln)


Editor : Agus Budi T