Saturday, 24 September 2016

Ayo ramaikan, Belanja bahan obat generik dan perbekalan Dinkes Batam APBD 2016, Ada kejanggalan

Ilustrasi.
Batam, Dinamika Kepri - Pengadaan Barang  Belanja bahan obat-obatan generik dan perbekalan kesehatan di Dinas kesehatan kota Batam senilai Rp 1.078.741.300 dari APBD Tahun 2016, terlihat ada kejanggalan, pasalnya dari 14 perusahaan yang mendaftar, hanya satu perusahaan yang memasukan penawarannya, namun dapat dimenangkan oleh penyelenggara lelang.

Adapun ke 14 nama-nama perusahaan tersebut antara lain :

  1. PT Lestari Bintang Mandiri                 
  2. PT. Prima Mulia Mandiri
  3. CV. Surya Alamsyah Gideon
  4. PT. Cahaya Putra Mandiri Sukses
  5. PT.Rajawali Nusindo
  6. CV.Ararea Abhipraya Semesta
  7. CV.Putra Agung Jaya
  8. CV.Raja Samudra Sakti          
  9. CV. Putra Bantan Perkasa
  10. PT. Indofarma Global Medika
  11. PT.Salam Bersama Jaya
  12. East Adventure
  13. Dianthe Indah Abadi            
  14. PT. Candela Mulana

Maka dari 14 peserta ini, Pengadaan Barang  Belanja bahan obat-obatan generik dan perbekalan kesehatan di Dinas kesehatan kota Batam, dimenangkan oleh PT. Prima Mulia Mandiri.sesuai dengan harga penawarannya yakni Rp 1.078.741.300 ( Satu miliar tujuh puluh delapan juta empat puluh satu ribu tiga ratus rupiah)

Pertanyaannya, mengapa disebut jangkal? karena  di dalam Perturan  Presiden (Perpres) nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan keempat Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa menyebutkan, jika jumlah peserta yang lulus kualifikasi pada proses prakualifikasi kurang dari 3 (tiga) peserta, maka lelang dinyatakan gagal dan penyelenggara lelang harus melakukan pelelangan ulang, kecuali pada pelelangan terbatas.

Namun itu tidak dilakukan oleh penyelenggara lelang pengadaan Barang  Belanja bahan obat-obatan generik dan perbekalan kesehatan di Dinas kesehatan kota Batam ini. Mereka malah berani memenangkan satu perusahaan tampa ada tandingannya, ada apa? terkesan seperti penunjukan langsung.

Selain itu, lelang ini bukanlah pelelangan terbatas, melainkan jenis lelang sederhana dan dinyatakan gagal jika hanya satu perusahaan yang lulus kualifikasinya.

Tapi apa boleh buat, Ini Batam bung, lagian lelangnya juga sudah selasai. Dan yang paling aneh lagi penetepan pemenang tender ini ada perubahan di LPSE Pemko Batam, alasan yang tertera menuliskan,
bahwa penetapan terlewatkan karena susah login ke sistim. (Ag)

Editor : Agus Budi T