Wednesday, 10 August 2016

Nyangnyang Haris : Kalau bisa Walikota Batam segera non jobkan kadis-kadis yang bandel

Ketua komisi I Dprd Batam, Nyangnyang Haris.SE
Batam, Dinamika Kepri - Ketua komisi I Dprd Kota Batam, Nyangnyang Haris, sangat menyayangkan serta kecewa terhadap kepala Dinas Tata kota Batam, karena tidak dapat menghadiri undangan dari pihaknya untuk ikut bersama-sama menjamu kedatangan kunjungan kerja para SKPD dari kota Bondowoso. Rabu (10/8/2016).

Kata Nyanyang, Kepala dinas yang dimaksud tersebut, sama sekali tidak pernah hadir dimana setiap kali diundang oleh di Dprd  kota (Distako) Batam untuk menghadiri acaranya. padahal yang acara yang mereka lakukan demi kepentingan umum khususnya bagi masyarakat Batam.

Selain Distako, kepala Dinas-dinas lain yang bermitra kerja dengan komisi I Dprd Batam, juga kerap melakukan hal yang sama, yakni selalu mangkir jika diundang.

Melihat hal demikian, Nyanyang berharap katanya, hendaknya Walikota Batam dapat segera menyikapi dan melihat hal ini dengan seksama, serius serta segera memberikan tindakan sangsi tegas kepada Kadis-kadis yang bandel-bandel  maupun terhadap Kadis yang tidak berpotensi lagi.

"Kalau bisa, Walikota Batam maunya dapat segera menyikapi dan melihat hal ini dengan seksama, serius serta segera dapat memberikan tindakan sangsi tegas kepada Kadis-kadis yang bandel-bandel maupun terhadap Kadis yang tidak berpotensi lagi, jika boleh lansung di Non job kan saja." kata Nyanyang Haris, Rabu (10/8/2016).

Dari pantuan media ini yakni  sejak H. Rudi.SE. terpilih menjadi Walikota Batam, kinerja para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemko Batam, kinerja terlihat amburadul. salah satu contoh taitu mengganggap remehkan setiap undangan dari Dprd kota Batam.

Dan yang paling parahnya lagi, sebelumnya juga ada seorang kepala dinas dilingkup pemko Batam, pernah mengancam akan mengahabisi nyawa seorang anggota komisi I Dprd Batam, yang bernama Harmidi Husen. SH.

Di hadapan para awak media sebelumnya, melalui percakapan ponselnya Harmidi dengan kadis yang dimaksud, terdengar bahwa kadis tersebut mengeluarkan kata-kata pengancaman akan menghabisi Harmidi dengan akan mengirim orang menghabis jika terlalu banyak tanya  mengapa Kadis tersebut tidak datang menghadiri undangan dari komisi I Dprd Batam.

Kendati demikian yang terjadi, Kepala dinas yang dimaksud sampai saat ini masih aktif di jabatannya, sebab bagaimanapun tidak ada penegak hukum di indonesia ini yang berani mengusiknya. jangankan penegak hukum, yang bersangkutan yang telah diancam pun, tidak bisa berbuat apa-apa, Bahkan ia sendiri juga gemetaran mendengar ancaman dari kepala dinas tersebut. " Ih..takut, " kata Harmidi sebelumnya kepada para awak media.(Cn)

Editor : Agus Budi T