Saturday, 13 August 2016

Jika anda pendatang, Hati-hati di kota Dumai, Banyak penipu berkeliaran


Dumai, Dinamika Kepri - Surat dari pembaca, Dikutip dari wikipedia.org menyebutkan Kota Dumai adalah sebuah kota di Provinsi Riau, Indonesia, sekitar 188 km dari Kota Pekanbaru. Sebelumnya, kota Dumai merupakan kota terluas nomor dua Di Indonesia setelah Manokwari. Namun semenjak Manokwari pecah dan terbentuk kabupaten Wasior, maka Dumai pun menjadi yang terluas. Tercatat dalam sejarah, Dumai adalah sebuah dusun kecil di pesisir timur Provinsi Riau yang kini mulai menggeliat menjadi mutiara di pantai timur Sumatera.

Kota Dumai adalah merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkalis.Dan telah diresmikan sebagai kota pada 20 April 1999, dengan UU No. 16 tahun 1999 tanggal 20 April 1999 setelah sebelumnya sempat menjadi kota administratif (kotif) di dalam Kabupaten Bengkalis.

Pada awal pembentukannya, Kota Dumai hanya terdiri atas 3 kecamatan, 13 kelurahan dan 9 desa dengan jumlah penduduk hanya 15.699 jiwa dengan tingkat kepadatan 83,85 jiwa/km2. itu penjelasan dari wikipedia.org. tentang kota Dumai. Namun secara rincinya kalau wikipedia.org sama sekali tidak menuliskan jika di kota Dumai banyak penipu yang berkeliaran.

Sepertinya aksi tipu-tipu bagi para pendatang yang menggunakan kota ini sebagai kota transit sudah terjadi sejak lama. pasalnya dari  pantauan awak media ini dari tahun ke tahun, persis tidak ada perubahan masih sama bahkan dugaan jika pelakunya terus semakin bertambah.

Dan bukan hanya dilakukan oleh perseorangan saja,  intansi pengelola pelabuhan penumpang juga melakukannya aksi tipunya kepada penumpang dengan modus tidak ada kembalian ketika melakukan pemungutan Pas masuk pelabuhan.

Seperti kita ketahui bahwa harga Pas masuk pelabuhan penumpang domistik Dumai yaitu seharga Rp 3.500. Namun yang dipungut petugasnya Rp 4000, dan ketika penumpang meminta kembalian, petugas mengatakan tidak ada kembalian dengan alasan pecahan uang Rp 500 tidak ada.

Begitulah cara mereka menipu para penumpang setiap harinya, walau selisihnya memang kecil cuma Rp 500 per penumpangnya, namun seharinya  pelabuhan itu dapat dilewati kurang lebih 1000 orang penumpang. Maka jika dikalikan dari 500 x 1000, berarti perharinya para petugas Pas pelabuhan Dumai ini, bisa menimal meraup keutungan masuk gocek Rp 500 ribu perharinya.

Selain itu yang paling parahanya lagi, Agen loket mobil yang menjual tiket kapal fery Tujuan Batam di Dumai, mampu mengambil selisih harga tiket yang dijualnya begitu banyak hingga selisih Rp 30.000 dari harga jual tiket sebenarnya.

Tiket kapal Dumai Line tujuan Dumai-Batam di agen Resminya dijual Rp 350.000. namun jika penumpang membeli di loket mobil yang ditumpanginya, harganya bisa mencapai Rp 380.000. Selisih Rp 30.000. dari harga sebernarnya.

Ketika dipertanyakan awak media ini mengapa selisihnya begitu besar, alasan penjual menjawab, " Itu sudah ketentuan, memang segitulah harganya." katanya kepada awak media ini, Selasa (9/8/2016) lalu.

Selain itu, ini ada lagi yang paling aneh di kota ini seperti mereka kompak, supir oplet, tukang becak maupun pengojek, hendaknya jangan mudah dipercaya begitu saja jika anda pendatang baru di kota tersebut. sebab mereka juga tahu kalau anda pendatang di kotanya, maka itu mereka akan berusaha menguras isi dompet anda sampai habis dengan meraun-raunkan anda keliling Dumai setelah itu lalu meminta upah ongkos yang besar dari ketentuan.

Kendati sebelumnya sudah ada kesepakatan sebelum berangkat sekian tarifnya, namun sampai ditujuan tarif yang disepakati sebelumnya bisa berubah dengan berbagai macam alasan. Terang saja karena si jasa angkutan tadi tidak menjalani rutenya. Ia sengaja membawa penumpang tersebut berkeliling agar kesannya bahwa jarak yang mereka tempuh sangat jauh dan ada alasannya untuk meminta tambah ongkosnya.

Kota ini memang aneh, kita tahu jika berjalan kaki jarak tempuhnya hanya cuma 1 KM, namun setelah menaiki jasa angkutan, jaraknya jadi bertambah menjadi 10 KM. Padahal tujuannya ketempat yang sama. mengapa itu terjadi ? Pasalnya si penumpang terlebih dahulu dibawa bekeliling kota Dumai lalu diturunkan ditempat tujuan.

Lalu kepada penumpang si supir akan mengatakan, " Tambahlah Bang, inikan jauh kali, masa enggak pengertian!", akhirnya mau tidak mau, maka penumpangnya itupun memberikannya, prinsipnya dari pada masalah, mendingan diberikan saja. Ya..Begitulah cara mereka membodohi para pendatang di kota ini.

Jangankan aksi tiou yang dilakukan oleh agen loket mobil penjual tiket kapal Fery, supir Oplet, tukang Becak, ojek,  pedagangan asongan yang berada di kapal Fery pun juga penipu. katanya salak yang dijualnya manis. Namun kenyataannya setelah dibuka dan dimakan, ternyata sebagian salak yang dijualnya ternyata busuk.

Dan yang perlu diperhatikan sekali, jika anda pendatang dari Batam hendak menggunakan jasa angkutan ke daerah anda, baiknya sebelum keluar tentukan dahulu apa nama kendaraan umum yang akan anda gunakan selanjutnya.

Pasalnya diluar pintu gerbang pelabuhan, ada begitu banyak angen/calo tiket mobil yang siap menerkam anda jika anda terlihat seperti kebingungan. mereka akan menarik-menarik anda, mencabik tas barang bawaan anda. silap-silap copet juga datang menyerang anda.

Maka sebelum  itu terjadi tentukan 1 nama mobil angkutannya lalu panggil nama mobil itu kuat, maka agen mobil yang anda panggil, akan menghapiri anda, dan pastikan juga jika agen tersebut memakai atribut nama mobil yang anda sebutkan, sebab diantara para agen mobil yang teriak-teriak diluar gerbang pelabuhan itu, juga ada penipu mungkin juga ada perampoknya yang mengaku sebagai agen mobil. dan jika anda masih kurang percaya, baiknya anda meminta bantuan kepada petugas Polisi yang berjaga di areal pelabuhan.

Sedikit menceritakan kronologisnya, pada tahun 2003 lalu ada dua orang penumpang Dumai Express tujuan Dumai hendak melajutkan perjalannanyan ke Dolok Sanggul. kedua penumpang yang tidak mau disebut namanya ini mengatakan dari kapal mereka  sebelumnya sudah membeli 2 tiket Mobil sanggul Mas.

Lalu sesampai di Dumai di luar gerbang pelabuhan, ada orang mengaku sebagai agen mobil tersebut. lalu kedua Penumpang ini dibawa kedalam mobil Oplet warna  hijau, karena percaya itu agen Sanggul Mas, kedua penumpang ini tidak merasa curiga.

Bahkan penumpang ini sempat bertanya kenapa mobil oplet jadi mobil servisnya, namun si supir oplet mengatakan, kalau mobil servis Sanggul Mas lagi rusak. lalu tak menunggu lama, kedua penumpang ini di bawa. tentunya bukan dibawa ke loket Sanggul Mas. kedua penumpang ini di Bawa berkeliling kota Dumai, hingga sampai ke Simpang Bangko.

Dalam perjalanan, kedua Penumpang ini, dikuras habis oleh 5 pria yang mengaku sebelumnya agen Sanggul Mas. dengan bersenjatakan pisau, uang, Hanphone, cincin pertunangan pun habis berpindah tangan digondol habis oleh para begundal tersebut di dalam oplet.

Setelah 3 jam berkeliling, disimpang Bangko, lalu kedua penumpang pria ini, dinaikan perampok tersebut ke mobil ALS tujuan di Medan. kata penumpang ini mereka mengaku tidak bisa berkutik karena ditodongi pisau. kata perampok itu, " Masih untung kalian tak kami matikan, Ayo naik, ini ongkos kalian, awas kalau melapor, kami bunuh kalian berdua." kata perampok itu mengancam, sembari pergi kabur.

Begitulah kota Dumai, banyak penipu yang berkeliaran. maka tidak heran semenjak dibukanya Bandar Udara Internasional Kualanamu Medan, banyak warga Batam memilih naik pesawat ketimbang naik kapal Fery ke Dumai. Sebab selain rasa nyaman lebih terjamin, waktu tempuhnya juga dapat lebih singkat.(Ag)

Editor : Agus Budi T