Monday, 25 July 2016

Tak Yakin, H. Fauzan : Potong kuping saya kalau Wali Walikota Batam berani pecat Kepsek penjual LKS

Anggota komisi IV Dprd Kota Batam, H. Fauzan. S.Pd.I

Batam, Dinamika Kepri - Menanggapi pernyataan Walikota, Wakil Wali Kota Batam, Rudi. SE dan Amsakar Achmad yang sebelumnya telah menegaskan, akan memberhentikan setiap kepala sekolah yang ketahuan menjual LKS kepada murid didik, kata H. Fauzan. S.Pd.I dari anggota komisi IV Dprd kota Batam yang membidagi bidang kerja di pendidikan mengatakan itu, hanya masih bersifat ancaman belum ada ketegasan.

"Ancam-mengancam biasalah lagu lama, bahkan saya sendiri tidak yakin itu terjadi, potong kuping saya  kalau Wali Walikota Batam berani pecat Kepsek penjual LKS." kata Fauzan menanggapi kepada media ini, usai menghadiri sidang paripurna, Senin (25/7/2016).

Selain menanggapi hal demikian, Dewan yang diusung dari Partai PKB DPC Batam ini, juga menambahkan, katanya jika memang  pernyataan Wakil Wali Kota Batam tersebut benar-benar ril terjadi,  Ia selaku dari komisi IV mengatakan, dirinya dan yang lainnya, akan mendukung langkah itu.

"Kalau memang benar dan ril terjadi ada Kepsek telah menyalahi aturan dan ketentuan, kenapa tidak lansung pecat saja, jangan hanya diancam, kalau bisa langsung dipecat hari itu juga untuk membuktikan sebagai bukti ketegasan kepada yang lain. Kalau saya sendiri melihat saat ini, memang sudah waktunya  semua Kepala Sekolah (Kepsek) yang bermasalah harus dipecat, jangan hanya diancam, tak begitu, 'Pecat langsung', ganti yang baru, biar yang lain berpikir jika ingin melakukannya. diancam, gak jelas itu." kata H. Fauzan lagi.

Padahal sesuai  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 2008, dimana mengegaskan bahwa setiap sekolah sangat dilarang untuk memperjualbelikan buku paket maupun lembar kerja siswa (LKS) kepada setiap muridnya. Namun di kota Batam itu masih dilakukan oleh  para oknum Kepsek nakal demi untuk keuntungan pribadinya. (Ag)

Editor : Agus Budi T