Friday, 22 July 2016

Sidak ke PLTU Tanjung Kasam, Komisi IX DPR RI sesalkan jumlah tenaga kerja asing

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena.
Batam, Dinamika Kepri-Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu,  Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena bersama rombongan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak ) ke PLTU Tanjung Kasam, Batam.

Dalam Sidak ini, Jumat (22/7/2016) Ermalena mendapati sebanyak 400 pekerja diantaranya 100 tenaga kerja asing asal China. Melihat banyaknya tenaga kerja asing di perusahaan listrik ini, menurutnya itu sangat tidak ideal. Pasalnya dengan jumlah 100 orang

''Kalau pekerja 300 orang indonesia dan  100 tenaga kerja asing, berarti sudah 3 banding 1 itu sangat tidak ideal. Tetap juga itu jumlah yang besar.'' ujarnya kepada media. 

Selain itu ia juga mengatakan katanya, Jika terus seperti ini, bagaimana kita bisa menciptakan 10 juta lapangan kerja selama 5 Tahun seperti program pemerintah, dan untuk apa pula investor masuk ke indonesia jika pekerjanya masih memprioritas tenaga kerja asing?, maka itu pula lah kami dari komisi IX DPR RI terus berupaya menekan agar jumlah para tenaga kerja asing berkurang dan bisa lebih mengutamakan para tenaga kerja kita, terang Ermalena.

Selain memperkerjakan banyak tenaga kerja asing, perusahaan listrik ini juga lebih menonjolkan budaya China, pasalnya segala tulisan-tulisan yang di tempat ini, semuanya rata-rata tulisan China. terlihat Seakan PLTU Tanjung Kasam, Batam ini, kita serasa seperti di negeri tirai bambu, China.

Miris, jumlah pekerja PLTU Tanjung Kasam 400 pekerja, 300 pekerja indonesia, 100 pekerja asing, kata  Ermalena itu, sangat tidak ideal. (Ag)

Editor : Agus Budi