Wednesday, 27 July 2016

Ketua komisi I Dprd Batam Nyangnyang Haris, Berikan apresiasi kepada BP Batam

Nyangnyang Haris Pratamura.SH
 Nyangnyang Haris Pratamura.SE.
Batam, Dinamika Kepri – Semenjak rezim pemimpinan Mustofa Widjaja digantikan Rezim baru di bawah pimpinan  Hatanto Reksodipoetro di BP Kawasan Batam beberapa bulan ini, terlihat jelas banyak perubahan yang signifikan.

Terlihat dari mulai pengurusan birokrasi yang cepat, pemanggilan bagi para pemilik lahan tidur, dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersinergi untuk membangun Batam.

Selain itu, Respon pihak  BP Batam terhadap kepada setiap  stakeholder  yang mengundangnya,  juga sudah mulai terlihat maksimal, dimana itu terlihat sejak Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono, terlihat menghadiri  acara sidang Paripurna di Dprd kota Batam.

Tidak biasanya, namun itulah yang terjadi , pasalnya selama ini disetiap Dprd kota Batam mengundang BP Batam untuk menghadiri acaranya, pihak BP Batam selalu mengirimkan perwakilan orang-orang tidak berkopenten, hingga  anggota Komisi I Dprd Batam, Harmidi Husen.SH sempat angkat bicara di media memprotes hal itu.

Menanggapi respon baik dari pihak BP Batam yang menghadirkan setingkat direktur  dalam acara sidang Paripurna yang mereka lakukan pada hari Senin (25/7/2016) lalu, Ketua ketua Komisi I Dprd Batam, Nyangnyang Haris Pratamura.SE  mengatakan, itu sangat baik. Bahkan ia juga mengatakan dirinya mewakili dari komisi I, memberikan apresiasi kepada BP Batam karena telah menciptakan kearah bersinergi yang lebih baik.

"Iya, saya juga melihat  Pak Purnomo Andiantono hadir di sidang paripurna kemarin. Iya menurut saya itu sangat baik sekali. Dan kami sebagai mitra Kerja membindangi yang sama dari komisi I Dprd Batam, sangat berterima kasih sekali dan memberikan Apresiasi Kepada BP Batam karena sudah mengutus perwakilan yang memahami. Tidak seperti selama ini dan itu sangat kita sayangkan  karena setiap kita mengundang BP Batam,  yang datang paling setingkat  kabag Kasi. Iya dengan awal seperti ini, mudah-mudahan kedepannya bisa lebih bersinergi untuk mencari  solusi yang terjadi di tengah masyarakat Batam," kata Nyangnyang Haris menanggapi kepada media ini, Selasa (26/7/2016) melaui ponselnya.

Kendati sistem kinerja BP Batam sudah semakin baik, namun masyarakat Batam masih menggerutu, pasalnya harapan masyarakat Batam jauh panggang dari api sebab penghapusan UWTO sampai ini, tak kunjung terealisasi.(Ag)

Editor : Agus Budi T