Monday, 18 July 2016

FKM kota Batam berunjuk rasa, Minta Pemko Batam kembali tata ulang izin Gelper yang sudah dikeluarkan


Batam, Dinamika Kepri - Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) kota Batam, Senin (18/7/2016) siang berunjuk rasa di Depan Kantor Walikota Batam, guna meminta agar Pemerintah kota Batam dapat kembali melakukan penataan ulang tentang semua perizinan Gelanggang Permainan (Gelper) yang telah dikeluarkan sebelumnya karena FKM kota Batam telah menyalahi aturan.

Menurut mereka, saat ini sedikitnya telah ada 60 Izin gelper yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata kota Batam dan BPM- PTSP, akibatnya pengoperasian Gelper terindikasi judi, marak di kota Batam.

Katanya, aksi mereka itu bukan untuk minta Gelper ditutup, namun meminta ditata ulang karena dinilai sudah terlalu banyak dan sudah meresahkan sebab Gelper juga ada di pemukiman.

Seperti yang tertuang dalam selebarannya, FKM kota Batam ini menuliskan 4 Pernyataan sikap antara lain:

  1. Mendukung program Polri dalam memberantas semua jenis tindak perjudian yang ada di Indonesia.
  2. Memberikan Support dukungan moral dan Apresiasi kepada Kapolresta dan Kapolda Kepri sebab telah berhasil memberantas perjudian di kota Batam dan menegakkan wibawa kepolisian sebagai penegak hukum yang adil.
  3. Meminta pemerintah kota Batam melalui dinas Pariwisata dan BPM-PTSP untuk menata ulang dan membenahi izin Gelanggang Permainan yang dianggap banyak menyalahi aturan yang telah dibuat oleh pemerintah kota Batam.
  4. Menegaskan bahwa keresahaan dan kegalauan masyarakat terhadap dari dampak ' Perjudian' karena lebih besar mudarat dari pada mamfaatnya.
Selain itu, katanya lagi bahwa menurut pantuan mereka dilapangan untuk saat ini, ditemukan sudah ada 30 titik Gelper yang sudah mulai beroperasi kembali akibatnya kini keberadaan gelper- gelper itu telah menimbulkan keresahaan di tengah masyarakat karena tidak tertata.(Ag)

Editor : Agus Budi T