Monday, 6 June 2016

Wah..Pelancong di Singapura ternyata tidak takut dengan orang yang bertato, Kecuali terhadap orang yang berkurap


Singapura, Dinamika Kepri - Menelusuri seni tubuh (Tato=red) di Negeri Jiran  Patung Merlion Singapura (6/6/2016). Ya Tato atau tattoo, Tato adalah sebuah seni dimana seseorang membuat gambar-gambar unik dan menarik di bagian tubuhnya. Mungkin bagi laki-laki tato bisa dilambangkan sebagai lambang kejantanan dan keperkasaan.

Sejarah Tato
Rajah atau tato (bahasa Inggris: tattoo) adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukkan pigmen ke dalam kulit. Dalam istilah teknis, rajah adalah implantasi pigmen mikro. Rajah dapat dibuat terhadap kulit manusia atau hewan. Rajah pada manusia adalah suatu bentuk modifikasi tubuh, sementara rajah pada hewan umumnya digunakan sebagai identifikasi.


Rajah merupakan praktik yang ditemukan hampir di semua tempat dengan fungsi sesuai dengan adat setempat. Rajah dahulu sering dipakai oleh kalangan suku-suku terasing di suatu wilayah di dunia sebagai penandaan wilayah, derajat, pangkat, bahkan menandakan kesehatan seseorang.

Rajah digunakan secara luas oleh orang-orang Polinesia, Filipina, Kalimantan, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Mesoamerika, Eropa, Jepang, Kamboja, serta Tiongkok. Walaupun pada beberapa kalangan rajah dianggap tabu, seni rajah tetap menjadi sesuatu yang populer di dunia.

Nah selain Pria yang suka bertato, di Negara Singapura ini, wanita juga  banyak yang menyukainya. katanya biar kelihatan seksi. Selain itu mereka menyebut Tato itu adalah seni. tanya punya tanya ternyata, mereka sedikitpun tidak takut dengan orang yang bertato seperti lajimnya di Indonesia.  Dan yang paling mereka takutkan itu adalah, hanya orang yang berpenjakit kulit seperti berkurap, panu, dan kadas, alasannya karena itu penyakit kulit yang menular.(Ag)

Editor : Agus Budi T