Monday, 20 June 2016

Wah, Sepertinya Reklamasi pantai di Batam, Mainnya malam hari

Tampak 3 mobil Dum truck pengakut tanah ini sedang beriringan di Prapatan  Sei panas, Batam
Batam, Dinamika Kepri- Diduga untuk menghindari perhatian khlayak ramai, apalagi dengan adanya larangan untuk penghentian segala aktifitas Reklamasi pantai dari Walikota Batam saat ini, tentunya hal itu tidak menyurutkan niat para pengembang untuk melanjutkan proyeknya.

Ada istilah " kepalang mandi harus basah" maka dengan itu, akhirnya membuat para pengembang makin bertambah pintar dan tidak habis cara untuk mengakali tentunya  demi rampungnya pekerjaannya.

Namun tidak tahu persis apakah larang dari Walikota Batam tentang Reklamasi itu sebelumnya, hanya berlaku di siang hari dan tidak berlaku di malam hari,  Pasalnya pada malam hari aktifitas timbun pantai laut (Reklamasi pantai) masih tetap dilakukan.

Tampak pada gambar diatas yakni di Sei Panas, Sabtu (18/6/2016), 3 Dumtruk ini sedang mengarah kesalah satu tempat pengerukan tanah di salah satu Bukit  di sekitar yang tidak jauh dari simpang jam, Batam Center.

Pantuan media ini, usai Dum Truck masuk ke areal lahan Ruli Edukit.  Dan setelah di isi tanah, lalu mengarah Mobil Dum Truck ke arah tepi laut Batam Center dengan cara beriringan.

Dengan adanya pemandangan semacam ini, tentu sangat tidak masuk akal jika hal itu tidak diketahui oleh oknum pejabat pemerintah kota Batam. Tapi itulah Batam, kemungkinan apapun bisa terjadi, sepertinya lain di bibir lain pula di hati.(*)

Editor : Agus Budi T