Tuesday, 28 June 2016

Terkait peduli Atlit PON Kepri, Akhiruddinsyah Purba : P4WB tidak pernah melakukan pengutipan

Ketua P4WB, Akhiruddinsyah Purba.
Batam, Dinamika Kepri – Sejak mencuatnya pemberitaan tentang minimnya alokasi dana KONI Kepri dari Pemprov Kepri hingga membuat terkatung-katungnya nasib para atlit yang hendak berangkat ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar, sebelumnya membuat Ormas Pelopor Penggerakan Pewarta Publik Wajah Bangsa (P4WB) di Batam, melakukan orasi ke Dprd kota Batam untuk mencari dukungan agar para Atlit yang hendak bertanding, bisa diberangkatkan semuanya, tampa harus dipilah-pilah karena anggaran yang terbatas.

Selain itu sebagai bentuk kepeduliannya, terang Ketua P4WB, Akhiruddinsyah Purba mengatakan kepada media ini, Minggu (26/6/2016), sebutnya mereka juga sudah melakukan penggalangan dana sejuta coin dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 4 juta lebih  dan itu sudah diserahkan kepada Atlit dan pelatih.

Menanggapi Pernyataan dari Ketua Koni Propinsi Kepri, Johannes Kennedy yang sebelumnya menyebutkan, kepada media, akan menertibkan segala bentuk  pungutan-pungutan liar yang mengatasnamakan peduli Atlit Kepri”,  kata Akhiruddinsyah Purba mengataka itu sah-sah saja, karena pihaknya dari P4WB sendiri tidak pernah melakukan bentuk pengutipan-pengutipan dana maupun melakukan penggalangan pungutan bentuk apapun dari masayarakat.

Berita sebelumnya : Koni Kepri gelar buka puasa bersama, Undang pengusaha Batam dapat sumbangan dana Rp 1,7 Miliar

Katanya lagi, Benar kalau sebelumnya kami telah melakukan penggalangan sejuta koin, namun itu hanya bentuk sebagai tamparan dan kritik kepada kinerja Koni dan pemerintah propinsi Kepri, dan hasilnya itupun sudah kita serahkan kepada para Atlit dan Pelatih-pelatihnya.

" Itu sengaja kami lakukan sebagai bentuk kritik dan tamparan terhadap kinerja Koni Kepri dan bagi Pemerintah Provinsi Kepri. Dan gerakan sejuta koin yang kami lakukan sebelumnya, hasilnya direspon oleh masyarakat dan berhasil mendapatkan Rp 4 juta lebih dan itu juga sudah kami serahkan kepada para Atlit dan Pelatih-pelatihnya. Selain itu, saya juga sudah membaca surat edaran terkait hal yang dimaksudkan. Itu tidak masalah karena kami dari P4WB tidak pernah meminta maupun menerima sumbangan apapun dari pihak manapun." Pungkas Ketua P4WB, Akhiruddinsyah Purba, menuturkan kepada awak media ini disenggang waktunya di saat melakukan acara buka Bersama anak Yatim Piatu di gedung LAM Batam Center.

Sebelumnya pihak Koni Provinsi Kepri, Kamis (16/6/2016) lalu menggelar acara buka bersama di Hotel Harmoni One dengan mengundang Gubernur, Kapolda Kepri dan mengundang hampir seluruh pengusaha yang ada di Batam tujuannya guna untuk melakukan penggalangan sumbangan dana untuk biaya atlit Kepri dan hasil dari penggalangan dana tersebut Pihak Koni berhasil mendapat sumbangan sebesar Rp 1,7 Miliar.

Kepada media saat itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau, Johannes Kennedy menuturkan, telah mendapatkan sumbangan dari pengusa sebesar Rp 1,7 Miliar walau itu hasil diluar perkiraan sebab sebelumnya ia berharap akan mendapatkan lebih dari itu.

Selain itu ia juga menyebutkan akan menertibkan segala bentuk pungutan-pungutan yang mengatasnamakan peduli Atlit Kepri. Katanya walau ini sifatnya Swadya. namun harus tetap ada keterbukaan karena nantinya semua hasil yang didapatkan, akan dilaporkan kepada pemerintah.

Menanggapi Koni Provinsi Kepri telah mendapatkan bantuan sumbangan Rp 1,7 Miliar dari pengusaha di Batam, Akhiruddinsyah Purba  menanggapi, katanya  itu pencapaian yang sangat baik dan bentuk langkah positif dari usaha Koni, namun dengan jumlah tersebut , tentunya belum memadai sebab anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 35 Miliar sebagaimana yang sebelumnya telah di setujui oleh Pimprov Kepri.

Dan sebelum menutup perbincangannya dengan awak media ini, Akhiruddinsyah Purba juga berharap, katanya agar kedepannya,  Hal seperti ini bisa menjadi pembelajaran, baik bagi Pemerintah Propinsi Kepri maupun bagi Koni Kepri itu sendiri. (Ag)

Editor : Agus Budi T