Thursday, 16 June 2016

Tergiur upah Rp 20 juta untuk biaya lebaran, TKI asal Madura ditangkap setelah seludupkan narkoba ke Batam

Masturam bersebo. Tampak Polisi tengah  menunjukkan barang bukti sabu kepada media.

Batam, Dinamika Kepri - Tergiur akan keuntungan berlipat ganda, seorang TKI asal Madura Nekad jadi kurir narkoba jenis sabu- sabu dari Malaysia. pria asal Madura ini terpaksa harus berurusan polisi karena kedapatan hendak menyelundupkan sabu hampir seberat 2 kilogram.

Masturam nama pria ini, ia ditangkap oleh Satnarkoba Polresta Barelang dan Polsek Nongsa, sesaat setelah tiba di sebuah pelabuhan tikus di kawasan Nongsa, Senin 13 juni lalu. ia ditangkap karena kedapatan membawa sabu sabu seberat 1,8 kilogram lebih dari Negara Jiran Malaysia.

Dari pemeriksaan sementara ini, tersangka hanya bertugas membawa (kurir) sabu  ini akan di bawa ke Jawa Timur melalui Batam. Tersangka ini  mengatakan akan memberikan baran haram itu kepada seseorang di sana dengan upah 20 juta rupiah.

Kepada Polisi, tersangka ini juga mengaku nekad jadi kurir narkoba karena tergiur dengan upahnya, dan nantinya hasilnya itu akan digunakan untuk biaya berlebaran di kampung halamannya di Madura.

Atas penangkapan ini, Kepada media, Kompol Suardi Heri, Kasat Narkoba Polresta Barelang mengatakan, bahwa dari tangan tersangka petugas menyita barang haram narkoba jenis sabu seberat 1,8 kilogram lebih dan sejumlah uang tunai dalam mata uang ringgit dan rupiah. Selain itu dari pasport milik tersangka diketahui bahwa pelaku ini sudah beberapa kali keluar masuk ke Malaysia.

Tersangka Masturam dipastikan kini tak bisa untuk berlebaran di kampung halamannya, karena telah terancam pidana penjara seumur hidup mungkin juga akan pidana mati, karena perlakuannya telah melanggar pasal 112 dan 114 undang undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika.(Ln)

Editor : Agus Budi T