Thursday, 16 June 2016

Koni Kepri gelar buka puasa bersama, Undang pengusaha Batam dapat sumbangan dana Rp 1,7 Miliar

Tertawa, Tampak ke 4 pejabat Kepri ini tertawa bersama saat mendengarkan guyonan dari Ustat yang tengah berceramah di acara buka puasa bersama yang di gelar oleh Koni Provinsi Kepri di Hotel Harmoni One. Kamis (16/6/2016). Dok/Foto: Agus Budi Tambunan

Batam, Dinamika Kepri - Mengingat minimnya kas Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) daerah Provinsi Kepri saat sekarang, maka di momen suasana ramadhan 1437 H tahun 2016 ini, Pihak Koni Provinsi Kepri, Kamis (16/6/2016) menggelar acara buka bersama di Hotel Harmoni One dengan mengundang Gubernur, Kapolda Kepri dan hampir seluruh pengusaha yang ada di Batam tujuannya guna untuk melakukan penggalangan sumbangan dana untuk biaya atlit Kepri yang akan bertanding di Pekan olahraga nasional (PON) 19 yang akan digelar di Provinsi Jawa Barat, tepatnya pada 17 September 2016 mendatang.

Dari hasil penggalangan dana untuk atlit ini, Panitia acara dari Koni Kepri itu berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 1,7 Miliar walau sebelumnya di targetkan akan mendapat Rp 20 Miliar. kendati hasilnya tidak sesuai dengan harapan, usai acara berakhir, Johanes Kennedy  Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau, kepada media ia mengatakan, sangat berterimakasih karena responnya sangat positif.

Tamu undangan.


Padahal PON ke-19 ini, tinggal menghitung hari, jika dihitung dari  hari ini, tak kurang, tinggal 102 hari lagi yakni pada 17 September 2016 mendatang. Mengingat minimnya anggaran, kata ketua Koni ini, atlit tetap diberangkatkan namun akan lebih mendahulukan para altit yang lebih berpotensi.

"Kontingen tetap kita berangkatkan, skedul tidak ada perubahan, namun ada sedikit perubahan, kita akan para atlit semua yang berpotensi. kita pihak juga tetap berusaha untuk mendapatkan bantuan dana dari pihak swasta, selain itu kita juga juga tidak bisa menyalahkan pemerintah karena memang saat ini, kondisinya sedang defisit, dan bukan di kita saja, di daerah lain juga mengalami hal demikian." ujarnya Johanes Kennedy.

Owner Hai - Hai money changer, Amat Tantoso
Owner Hai - Hai money changer, Amat Tantoso juga hadir, ia tampak sedang berdoa.

Ia juga mengatakan bahwa anggaran cadangan Kas Koni Kepri saat ini, sangat minim yakni di bawah kisaran Rp 1 Miliar. Sedang hasil dari penggalangan dana bersama pengusaha Batam itu hanya mendapatkan Rp 1,7 Miliar. Katanya itu sangat minim karena Koni Kepri harus memiliki anggaran setidaknya sekitar Rp 20 Miliar sampai Rp 30 Miliar agar dapat memadai.

Selain itu ia juga mengatakan akan menertibkan segala bentuk pungutan-pungutan yang mengatasnamakan peduli Atlit Kepri. Katanya walau ini sifatnya Swadya. namun harus tetap ada keterbukaan karena nantinya semua hasil yang didapatkan akan dilaporkan kepada pemerintah.(Ag)

Editor : Agus Budi T