Monday, 6 June 2016

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris sebut, Permasalah lahan di Batam, 95% bermasalah

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris.
Batam, Dinamika Kepri - Permasalahan Lahan di kota Batam memang sangat begitu peliknya, dari mulai permasalahan reklamasi pantai, Tumpang tindih, dan ada banyak lahan yang ditidurkan.

Saat ini di Batam ada banyak lahan yang sudah pagari hingga puluhan tahun, namun tidak dibangun alias ditidurkan akibatnya menjadi lahan kosong bersemak dan pembangunan Batam terhambat. melihat itu maka terjadilah aksi tumpang tindih. Dan paling parahnya lagi, kantor maupun nama perusahaan pemilik lahan, banyak yang tidak jelas entah dimana rimbanya. Lahan di pagari namun dibiarkan kosong hingga puluhan sampai tahun. Diduga pemilik lahan itu sampai saat ini, belum menemukan Investor/Pembeli yang memberikan harga tinggi.

Kuat dugaan juga bahwa oknum para pejabat di BP Batam sebelumnya, telah membagi tanah alias bagi lahan di Batam seperti bagi -bagi warisan untuk masa depan hari tuanya. Dan untuk mengecoh perhatian publik agar tidak menyolok, oknum-oknum tersebut  tidak mencantumkan atas namanya, melainkan memakai nama-nama perusahan sahabat, kolega, kerabat maupun memakai nama perusahaan keluarga.

Maka tidak heran kalau ada oknum dari mantan pejabat BP lantai II saat ini, tengah asyik berbinis Kavling di Kabil, Punggur, Batam, Kepulauan Riau.

Dan menanggapi peliknya masalah di kota Batam, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris membenarkannya. kata dia, Permasalah lahan di Batam, 90 sampai 95%, bermasalah.

" Benar, Permasalahan lahan di Batam, 95% bermasalah," pungkas Nyanyang Haris, kepada awak medai ini, Senin (6/6/2016) saat di meja kerjanya.

Dan untuk keluar dari permasalan itu, kata Nyanyang berharap, sebagai Mitra kerja mereka dari komisi I, Ia meminta agar  Bp Batam dapat senantiasa selalu ikut hadir jika ada Rapat Dengar Pendapat (RDP)  tentang permasalahan lahan yang berada di kota Batam.

Selain itu,  Nyanyang Haris juga tampak kecewa dengan pihak BP Batam dimana dalam setiap RDP yang dilakukan mengenai masalahan lahan, responnya tidak  begitu tanggap jika diundang. Dan Harap Nyanyang Haris kedepannya, kata dia, sebagai mitra kerja apalagi menyangkut tentang lahan, kehadiran dari Pihak BP Batam dalam RDP, tentunya sangat dibutuhkan. (Cn)

Editor : Agus Budi T