Thursday, 30 June 2016

Kapolda Kepri tegaskan, Polisi Tak berwenang lagi tangani perihal penyeludupan

Kapolda Kepri, Brigjen Pol. Sam Budigusdian.

Batam, Dinamika Kepri- Perihal Maraknya dugaan penyeludupan barang keluar Batam seperti Barang elektronik dan Rokok FTZ, Pada jumpa Pers saat gelar pemusnahan ribuan Miras di Mapolresta Barelang, Rabu (29/6/2016) Kapolda Kepri, Brigjen Pol. Sam Budigusdian kepada media mengatakan, saat ini masalah penyuludupan barang, bukan lagi hak wewenang dari pihak kepolisian untuk  menindaknya.

" Dalam UU perihal tentang penyeludupan, sesuai 2 surat edaran dari Kejaksaab Agung sebelumnya, polisi saat ini sudah tidak berhak lagi untuk menangani masalah penyuludupan dimana itu terjadi sejak masalah operasi Nurdin Halik kasus tahu tempe bebas, sejak itu, Polisi tidak berhak lagi untuk menindaknya. Dan kalaupun ada yang tertangkap tangan, baiknya diserahkan langsung kepada ke Bea dan Cukai," terang Kapolda.

Selain itu, Kapolda Kepri juga mengakui kalau Batam memang rawan dengan tindak penyeludupan dari pelabuhan tikus, Namun sesuai pernyataan dari pihak Bea dan Cukai sebelumnya kepadanya, Ia menyebutkan bahwa tindak penyeludupan dari pelabuhan tikus adalah penyeludup keluar dari Batam.

" Kita mengakui banyak jalur- jalur keluar masuk, dan menurut versi dari Bea cukai mengatakan pelabuhan tikus digunakan penyeludup sebagai tempat barang keluar. kecuali ada penyalahgunaan jabatan yang menanganinya, maka polisi berhak melakukan penyidikan." tandas Kapolda Kepri mengakhiri terkait perihal tindak masalah penyuludupan.(Ag)

Editor : Agus Budi T