Thursday, 9 June 2016

Disidang Wardiaman Zebua, Saksi Wawan sebut, Dia ngaku padaku telah disiksa dan juga diancam akan ditembak

Sidang Wardiaman Zebua, hadirkan saksi Wawan (Baju Putih). Foto dok/Dinamikakepri/ Candra Siregar

Batam, Dinamika Kepri – Pengadilan Negeri (PN), Kamis (9/6/2016) kembali menggelar  sidang terhadap Wardiaman Zebua yakni  terdakwa terduga pelaku Pembunuhan terhadap Siswi SMA Negeri   Nia 1  Batam,  yang mana Jasat korban tersebut di temukan di Sei Ladi, Sekupang, Batam pada ditemukan pada tanggal 23 September 2015 lalu, dan Pada saat 21 November 2015 lalu, Wardiaman Zebua ditanggkap anggota Polres Barelang.

Dalam sidang Wardiaman Zebua yang kesekian kalinya ini, pengadilan menghadirkan saksi untuk meringankan terhadap terdakwa yakni bernama Wawan (36). Wawan sendiri ini adalah sahabat sekaligus kerabatnya terdakwa yang mana selama ini Wawan adalah tempatnya terdakwa berkeluh kesah. Dan selama masih dalam penahanan dari Pihak polisi, Wardiaman menceritakan semua apa yang dialaminya kepada Wawan.

Dalam kesaksiannya dalam persidangan ini, Wawan menuturkan semua ucapan yang  diutarakan Wardiaman kepadanya sebelumnya saat saksi ikut membawa terdakwa ke RS Budi kemuliaan untuk di Visum.
Saksi Wawan juga menyampaikan ucapan Wardiaman, kalau terdakwa Wardiaman juga telah disiksa dan juga diamcam akan ditembak polisi, jika tidak mengaku.

" Wardiaman mengatakan padaku kalau dia telah disiksa dan juga diamcam akan ditembak polisi, jika tidak mengaku." kata Wawan dalam persidangan menirukan ucapan Wardiaman.

Mendengar semua keterangan dari saksi Wawan, hakim tampak hanya mendengar, menyimak sembari mengangguk- angguk. Sama halnya dengan Jaksa Penuntut umum (JPU), Bani.SH hanya sesekali melontarkan pertanyaan kepada saksi Wawan. (Cn)

Editor : Agus Budi T