Tuesday, 14 June 2016

Aktifitas Reklamasi di Pantai Stres Batam, Masih berlanjut

Sedih, anak ini hanya bisa melihat dan tak mampu berkata, ia membisu ketika menyaksikan Reklamasi pantai di Pantai Stres Batam, Foto/ Dinamikakepri.com,  Senin (13/6/2016).

Batam, Dinamika Kepri - Aktifitas reklamasi Pantai di kota Batam terus saja terjadi dan nyaris tidak bisa dibendung oleh siapapun. Seperti Fisafah orang Batak menyebutkan " Hepeng do mangatur negaraon " maksudnya uanglah yang mengatur negara ini. Kemungkinan dugaan, itulah yang terjadi di lokasi reklamasi pantai Stres ini. Pasalnya kendati Walikota Batam, Muhammad Rudi SE telah mengintruksikan agar segala aktifitas reklamasi dihentikan dan telah membentuk Tim 9, Namun tetap saja masih dilanggar. ada apa? mungkin itulah pertanyaan yang ada di benak masyarakat Batam, terutama bagi warga yang berada di sekitar Pantai Stres. Sei Jodoh, Batam, Kepri.

Pantuan media ini, bahwa akses masuk ke dalam lokasi reklamasi ini, harus melalui kawasan terpadu Harbour Bay dimana terlihat bahwa tembok pembatasan disudut kawasan itu, temboknya dijembol untuk pintu ke lokasi reklamasi. Diduga reklamasi ini dilakukan oleh Pihak Harbour Bay untuk perluasan areal lahan kawasannya.

Selain masyarakat disekitar hanya bisa melihat-lihat. Ketika ditanyai oleh awak media ini, mereka juga enggan menjawab, tampaknya mereka seperti rasa ketakutan untuk memberitahukan siapa yang melakukan reklamasi Pantai tersebut.

" Saya enggak tahu bang.'' jawab salah satu warga di tempat itu sembari pergi dengan ekpresi wajah seperti ketakutan.

Tampak seperti gambar diatas, anak tersebut terlihat sedih dan hanya bisa menyaksikannya, ia tak mampu berkata, bibirnya seakan terkunci, Ekpresi wajahnya yang polos seakan mengutuki ulah para pendahulunya. sorot matanya menunjukkan ada rasa kekawatiran jika suatu saat nanti reklamasi itu, akan membawa bencana di masa yang akan datang. (Ag)

Editor : Agus Budi T