Thursday, 5 May 2016

Mobil listrik ini gunakan baterai lithium-ion dan lebih kuat

BMW i3, © Mobil123
Dinamika Kepri - Mobil listrik ini memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 33 kilowatt hours (kWh) berkat penggunaan baterai lithium-ion lebih kuat.

Dimensi baterai tidak berubah namun kapasitasnya meningkat 50% dari standard NEDC cycle dan mampu menempuh jarak 300 km atau setara jarak Jakarta-Tegal tanpa melakukan pengisian ulang.

Hebatnya lagi, meski digunakan setiap hari, dalam cuaca buruk dan AC hidup atau pemanas dinyalakan, BMW i3 (94 Ah) tetap mampu menempuh sekitar 200 km bila baterai penuh. Daya tersebut cukup untuk menempuh rute Jakarta-Palimanan.

Meski demikian, tenaga yang dihasilkan tidaklah berubah yaitu 125 kW atau sekitar 170 hp. Dengan tenaga ini, BMW i3 mampu melaju hingga kecepatan 100 km/jam dalam waktu 7,3 detik. Segala perfoma dan efisiensi ini menjadikan BMW i3 sebagai mobil listrik paling sporty dan paling efisien di segmennya, dengan konsumsi listrik sebesar 12.6 kWh/100 km (NEDC).

Sebuah mesin bensin 2-silinder tetap dipertahankan untuk mengisi daya baterai secara konstan ketika berkendara hingga mampu menambah jarak tempuh 150 km  untuk BMW i3 (94 Ah) dan BMW i3 (60 Ah), kombinasi konsumsi bahan bakar adalah 0,6 liter per 100 km, kombinasi konsumsi listrik 13,5 kWh/100 km, kombinasi emisi CO2 13g/km. (tergantung pemilihan sistem gerak-roda)

Tak hanya memperkenalkan BMW i3 (94 Ah), BMW i juga menawarkan Charging Station baru yang tepat untuk digunakan di garasi rumah sebagai perlengkapan tambahan. Selain itu, para pelanggan juga dapat memiliki baterai generasi pertama sebagai bagian dari program retrofit programme dan baterai baru yang telah terpasang.

Sumber : u.msn.com