Tuesday, 24 May 2016

Mengaku seorang anggota TNI-AL berpangkat perwira , Marinir bodong ini ditangkap Marinir aslinya

Ahmad Fitriyanto
Ahmad Fitriyanto
Batam, Dinamika Kepri - Dengan bermodalkan badan tegap rambut cepak, lalu pria yang bernama Ahmad Fitriyanto (33) yang bekerja sebagai sikurity di Batam Center ini, berani mengatakan kalau dirinya adalah seorang  Anggota TNI A-L. Bahkan tidak tanggung-tanggung jabatan yang dipilihnya juga sangat bagus yakni sebagai Perwira  berpangkat Kapten yang bertugas menjadi Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir yang berdinas di Batalyon 07 Belawan. Hehe..Pilih pangkat sendiri mirip seperti  di Filem Naga Bonar.

Dengan pengakuannya itu kebanyak orang, yang mendengarnya tentunya menjadi ketakutan, maka dengan itu tentu membuat dirinya memiliki power hingga menjadi leluasa melakukan pemerasan kepada para korbannya. Bahkan ia mengaku juga selama ini ia juga meminta jatah-jatah dari tempat hiburan malam yang ada di Batam. Namun naas baginya setelah kendaraan dikendarainya menabrak kendaraan Marinir aslinya yaitu korban yang bernama Kapten Marinir Henri Danki Bravo dari Yonif 10.

Pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2016, sekitar pukul 06.30 Wib di salah satu pasar perbelanjaan di legenda Batam Center, Marinir Bodong berpangkat perwira ini, klepek-klepek tak berdaya setelah ditangkap oleh Kapten Marinir Henri Danki Brapo dari Yonif 10 Batam setelah diajak ketemuan.

Ahmad Fitriyanto ditangkap setelah diketahui Marinir Bodong. Sebelum ditangkap Kapten Marinir Henri merasa penasaran dan menanyakan kembali tentang indentitas pelaku yang sebelumnya mengaku Marinir kepadanya. Namun pelaku berdalih jika kartu tanda anggota (KTA) nya tinggal dirumah. mendengar itu Kapten Marinir Henri pun jadi curiga. tidak sampai disitu, karena merasa telah telah di bohongi, Kapten Marinir Henri lalu menangkap pria yang mengaku Perwira  berpangkat Kapten komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir yang berdinas di Batalyon 07 Belawan tersebut, dan menggiringnya ke Malpolres Barelang.

Ahmad Fitriyanto
Dalam pemeriksaan pelaku ini, Polisi mendapati barang bukti berupa satu paket plastik kecil sabu. tidak sampai disitu, Kemudian pelaku ini dibawa ke batalyon infantri 10 dengan izin dari Pasi intel Kapten Marinir Vredy Angan namun setelah berkoordiansi dengan Kanit Narkoba, tujuannya agar pelaku ini dapat diperiksa lebih lanjut di mako Intel Marinir.

Dan setelah diperiksa maraton diruang intel Marinir, diperoleh keterangan hasilnya bahwa pelaku ini juga ternyata sering meminta jatah ketempat hiburan malam dengan mengatas namakan Perwira Marinir. Selain itu, pelaku yang mengaku marinir ini juga telah dua kali melakukan penggelapan mobil rental di Batam di bantu oleh pacarnya yang bernama Enji.

Pengakuan lainnya, kepada petugas Intel Marinir, Perwira Marinir gadungan ini juga mengaku, juga kerap meminta jatah narkoba jenis Sabu kepada para pengedar sabu yang berada di simpang Dam, Kampung Aceh, Mukakuning. Batam. 

Maka setelah adanya pengakuan pelaku ini, Tim intel Marinir juga melakukan pengecekan tes urine terhadapnya dan hasilnya positif. lalu kemudian pelaku ini dititipkan di ruang tahanan penjagaan Batalyon sebelum akan diserahkan kembali Mapolresta Barelang, guna pengembangan kasus selanjutnya.(Ln)

Editor : Agus Budi T