Tuesday, 24 May 2016

Kepada masyarakat Batam, Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro, Berpesan : Harap berhati-hati kepada orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota Marinir

Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro
Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro.
Batam, Dinamika Kepri - Melihat riskannya saat ini dimana telah banyaknya pelaku kejahatan telah sengaja dengan mengaku-mengaku aparat negara (TNI), tentu hal ini sudah layak menjadi perhatian serius bagi pemerintah indonesia, Dimana setiap orang yang mengaku-ngaku tersebut pastinya berhubungan dengan tindak kejahatan.

Seperti yang baru saja terjadi yakni seorang Sicurity di Batam bernama Ahmad Fitriyanto (33) yang mengaku anggota Marinir berpangkat Kapten dari Batalyon 07 Belawan, ditangkap karena mengaku anggota kepada Marinir yang bertugas di Batam, dan kini Marinir bodong itu sudah diamankan oleh petugas Intel Marinir Infantri 10 yang bermarkas di Teluk Air Barelang.

Selain mengaku berpangkat Perwira, Ahmad Fitriyanto juga terlibat penggelapan 2 mobil rental di Batam bekerja sama dengan pacarnya bernama Enji. bukan itu saja, Marinir bodong ini juga pemalak meminta jatah ke setiap tempat hiburan malam yang ada di Batam, dan paling parahnya lagi, dengan menjual nama Korps Marinir, Pelaku ini juga kerap meminta jatah Narkoba Jenis sabu dari setiap pengedar yang berkeliaran di simpang DAM Mukakuning, Batam.

Melihat itu, kepada media Selasa (24/5/2016) Komandan Batalyon infanteri 10 Batam,  Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro, merasa prihatin dan segera ingin mengantisipasinya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar lebih berhati-hati kepada orang-orang yang mengaku sebagai anggota Marinir.

" Saya selaku komandan Batalyon infanteri dari 10 Batam, Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro, menyampaikan kepada seluruh masyarakat kota Batam dan sekitarnya, agar hendaknya lebih berhati hati kepada orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota Marinir yang memanfaatkan situasi melakukan tindakan penipuan kepada masyarakat." pungkas  Anjas Wicaksono Putro.

Terkait berhasilnya Kapten Marinir Henri Danki Bravo dari Yonif 10 Batam menangkap marinir Bodong yang bernama Ahmad Fitriyanto itu,  Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro juga mengatakan telah menyerahkan pelaku itu kepada pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

" Kami juga telah menyerahkan tersangka penipuan kepada pihak Mapolresta Barelang untuk dilakukan pengembangan kasus penipuan yang telah dilakukan oleh saudara Ahmad fitriyanto yang mana mengaku sebagai anggota Marinir berpangkat Kapten tersebut. Saya selaku komandan menyampaikan kepada pihak kepolisian agar menindak tegas para pelaku yang ingin menjelekkan nama baik Korps Marinir yang selama ini telah dibanggakan oleh masyarakat kota Batam dan sekitarnya." tandas Letkol Marinir Anjas Wicaksono Putro, kepada media di meja kerjanya.(Ln)

Editor : Agus Budi T