Saturday, 28 May 2016

Balada dunia malam di Batam, Tamu diskotiq sepi, Biar ramai, Pengusahanya buat trik, Undang artis Ibu kota

dj
Ilustrasi.
Batam, Dinamika Kepri - Sejak gencarnya razia yang dilakukan oleh BNN di setiap Diskotiq yang ada di kota Batam saat ini, ternyata telah berdampak dratis  terhadap ke bisnis hiburan malam usaha Diskotiq.

Bisnis ini tampak menjadi lesuh dari sejak dari saat itu. Para pengunjung yang sebelumnya selalu ramai membludak, saat ini tampak tidak terlihat lagi. Ada dugaan jika pengunjung takut masuk program Rehabilitasi.

Para tamu yang duhulunya selalu datang, diduga kini tidak mau lagi, mereka enggan karena ada rasa ketakutan ada Fobia dan tidak mau berurusan dengan hukum. Akibatnya mereka (Tamu=red) lebih memilih berdiam diri, ketimbang harus pergi ke Diskotiq.

Namun, walau orang yang doyan geleng-geleng tidak pergi ke Diskotiq lagi, bukan berarti kebiasaan buruk yang sering mereka lakukan di dalam Diskotiq, bisa ditinggalkannya begitu saja. Sebab itu adalah penyakit yang pelik yang tidak mudah ditinggalkan.

Diduga mereka juga melakukannya dirumah atau di kost kontrakannya masing-masing. Namun itu hanya dugaan dan tidak dapat dipastikan benar atau tidaknya, karena itu adalah tugas dan wewenang oleh pihak Kepolisian untuk mengungkapnya.

Pantauan media ini, menunjukkan bahwa pengunjung Diskotik akhir-akhir ini, sangat sepi, semua tempat Diskotiq ternyata mengalami kondisi yang sama, para pengunjung tidak seramai seperti dahulu. Pengujung turun dratis hingga 80 %, terkadang satu malam hingga pagi, pengunjungn hanya terhitung 20 orang. lebih banyak waiternya dari pada tamunya.

Tidak mau itu terus berlanjut, maka pihak pengelola setiap diskotiq pastinya berlomba membuat ide membuat trik cemerlangnya bagaimana caranya agar Bisnis dunia malamnya bisa tetap bertahan, lalu membuat ide mengundang Artis Ibu kota, untuk menjaring pengunjung dan menunjukkan bahwa di tempat Diskotiqnya nyaman, padahal tidak, karena kapan saja  razia bisa datang.

Selain itu, ada yang menyebutkan bahwa persaingan sesama pengusaha Diskotiq di Batam sangat ketat, ada info yang menyebutkan jika sesama mereka, juga saling menjatuhkan. Dan paling parahnya lagi, jika ada karyawan diskotiq yang satu ketahuan ngalayap ke diskotiq lain, Pasti akan di segera pecat oleh pemilik Diskotiq tempatnya bekerja.

Pertanyaannya, Mengapa pengunjung Diskotiq Sepi? jawabnya, karena di Hall Diskotiq tidak ada menjual kopi hitam dan jual Mie rebus. Seadainya pun ada, pasti akan tumpah, karena orang-orang yang di dalamnya banyak pengunjung seperti orang yang kesirupan.(Ag)

Editor : Agus Budi T