Saturday, 16 April 2016

Selain meja Gelper siluman ada di dunia Fantasi 2 Nagoya Hill, Foto Disperindag, Jefridin juga ada dipajangi

Izinnya Gelanggang permainan anak, namun prateknya jadi Gelanggang permainan Ayah.

Batam, Dinamika Kepri - Tak habis-habisnya jika membahas perihal Gelanggang permainan (Gelper) mesin ketangkasan. Jelas bermacam-macam modus dilakukan para pengusahanya untuk meraup keuntungan.

Mungkin saja Izin yang dikantongi  untuk Izin Gelanggang permainan anak, namun prateknya dilapangan beda tamoaknya menjadi Gelanggang permainan ayah. contohnya lihat pada gambar diatas, tampak sama sekali tidak ada anak-anak, yang ada ayah-ayah asyik bermain ikan-ikan. Foto diambil di Gelper di dunia Fantasi (Dufan) 2, Nagoya Hill, Batam, Jumat, (15/4/2016).

Patuan media di Dufan 2 ini, mayoritas mesin yang digunakan adalah mesin permainan anak, namun seperti tampak disisipkan, terlihat ada 2 mesin ikan-ikan, yang mana notabenenya bahwa mesin ikan-ikan ini juga termasuk mesin Siluman penghisap uang yang dapat diprogram untuk meraup keuntungan dari yang memainkannya.

Maka tidak heran dalam setiap 20 menitnya, pemain bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Apalagi banyak pemainnya. maka perputaran uang di satu meja ikan-ikan, bisa mencapai puluhan juta perharinya.

Dan untuk mengelabui Para petugas terlebih pihak petugas dari kepolisian, diduga pemilik Dufan 2 ini menggunakan  Foto Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Kota Batam, Jefridin sebagai Beck-upnya. Tampak seperti gambar diatas.(Ag)

Editor : Agus Budi T