Friday, 29 April 2016

Sebelum digusur, Wakil Walikota : Itu sudah dipikirkan

Amsakar Achmad
Batam, Dinamika Kepri - Terkait langkah setiap penggusuran bangunan diatas Row jalan ternyata sudah ada solusinya, namun itu hanya berupa tempat pemindahannya.

Seperti kata Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, ketika menghendel dan memantau di dampingi oleh Hendri Kasatpol-PP di penertiban di simpang Frengky Batam Center, pada Jumat pagi, ( 29/4/2016) kepada media jelasnya, bahwa persoalan lahan untuk relokasi pemindahannya itu sebelumnya sudah dipikirkan oleh pemerintah kota Batam.

"Ya..untuk relokasi pemindahannya itu sebelumnya sudah dipikirkan oleh pemerintah kota Batam. Namun sementara ini belum bisa saya beritahukan dimana itu titik lokasinya," ucap yang akrap disapa Bang Am ini.

Pantuan media ini, sejak pemko Batam gencar melakukan penertiban bangunan diatas Row maupun Buffer Zone, banyak kicauan sebelah pihak yang menilai bahwa langkah Pemko Batam sangat berlebihan karena telah menindas masyarakat lemah.

Selalu berlandaskan masayarakat yang lemah, Padahal sepengetahuan media ini bahwa orang yang menempati, membeli kios angkringan yang digusur itu, adalah orang-orang kaya  yang uangnya telah berlebihan.

Logikanya, bagaimana mungkin orang susah dapat membeli 2 kios status tak jelas legalitas seharga Rp 85 juta kes, padahal ukurannya hanya 2,5x3 meter.

Namun lemahnya pemerintah kota Batam untuk  mencermatinya hal seperti ini, tentunya tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti, akringan seperti ini akan menjamur lagi di tempat lain yang luput dari pantuan contohnya di daerah Kabil dan Punggur.(Cn)

Editor : Agus Budi