Saturday, 30 April 2016

Ngerih, Hanya karena bertanya, Seorang pria di seret segerombolan orang dari tempat duduknya

Ilustrasi @i-bek.com
Batam, Dinamika Kepri - Lurah Tanjung Uncang, Sutikno dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Batu Aji, Kalter Pardede, Sabtu malam, (30/4/2016) tengah melakukan rapat dengan warga Indomas Tanjung Uncang, Batam, guna untuk melakukan pemekaran RW baru yakni RW 22 di RW 15 dan akan membagi beberapa RT yang ada di RW 15 masuk ke RW 22 yang baru namun tidak begitu saja diterima oleh warga yang ada di RW 15.

Namun acara itu tidak berjalan mulus. Pasalnya ketika dalam pertemuan seorang warga bertanya " RT mana saja yang akan masuk ke RW 22 nantinya" pertanyaan bukannya di jawab oleh Lurah dan Sekcam. Kata warga ditempat kejadian, Pria yang bertanya itu malah diseret segerombolan orang.

"Pria yang bertanya itu di seret paksa tempat duduknya dan dibawa jauh dari tempat pertemuan dan nyaris saja hal buruk terjadi Pria itu. Namun walau sudah demikian kejadiannya Lurah dan Sekcam yang menjadi panitia acara pemekaran itu, tidak ada tindakan apa-apa untuk mencegahnya. Mereka tampak diam saja seperti menikmatinya. Padahal keselamatan Pria itu jiwanya sudah terancam. untung saja ada ibu-ibu yang merelainya, jika tidak hal buruk bisa terjadi, Pasalnya gerombolan yang menarik pria itu, tampak sudah emosi sekali." kata warga setempat kepada media ini mejelaskan usai kejadian.

Maka dengan adanya kejadian itu, katanya lagi, pertemuanpun sempat ditunda oleh panitia. Namun tidak berangsur lama, setelah dianggap reda, panitia lalu melanjutkannya kembali. Tetapi sebagian warga Indomas Putra Jaya mengaku tidak mau jika ada pemekaran di RW 15. Mereka juga  sama sekali belum pernah mengetahui siapa calonnya. Setelah dijelaskan Panitia ternyata Sofian lah calon tunggalnya.

Padahal warga mengetahui jika Sofian masih ngontrak di Rusun Batamex itu, dan kenapa bisa menjadi calon tunggal menjadi RW pemekaran tersebut. Ada apa? tanyanya.

"Ada apa? Kenapa Lurah dan Sekcam itu sangat berniat sekali menjadikan Sofian jadi RW." kata warga itu lagi

Kejadian malam itu katanya narasumber ini, ucapnya seperti terlihat persis di zaman jahilia. Dimana ada yang tidak suka akan dibinasakan. sebab kenadti anisial PP(40) itu sudah diseret dan hendak di pelasah gerombolan itu, Lurah dan Sekcam tersebut, tidak ada tindakan, mereka hanya diam serta melihat-lihat saja.

Acara pemekaran RW 22 terus dilaksanakan. menurut infomarsi yang diterima media ini, jika pemekaran itu berhasil dilakukan, RW nya adalah Sofian sebab Ia calon tunggal, maka RT 1, RT 2 dan RT 7 akan masuk ke RW pemekaran yaitu ke RW 22 kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji. Batam, Kepri.(Ag)

Editor : Agus Budi T