Thursday, 28 April 2016

Harmidi janji, Komisi I akan membasmi penyalur TKI Ilegal yang ada di Pelabuhan Kapal Ferry Internasional Batam Center

Harmidi Husein. SH, Anggota komisi I Dprd kota Batam
Harmidi Husein. SH, Anggota komisi I Dprd kota Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Sore tadi, sekitar pukul 3 : 30, Kamis, (28/4/2016), Komisi I Dprd kota Batam, melakukan sidak  Pelabuhan Kapal Ferry Internasional Batam Center, guna melihat langsung prosesi keberangkatan Para TKI yang hendak berangkat ke Jiran, Singapura dan Malyasia.

Selain untuk melihat proses keberangkatan, Harmidi juga ingin mengetahui apa penyebab terjadinya keributan antara Sicurity pelabuhan dan Dit-Pam Bp pada Rabu, (27/4/2016) kemarin.
 
Usai melakukan sidak, kepada awak media Harmidi, Husein, SH berjanji, katanya komisi I Dprd kota Batam akan segera memanggil  Agen penyalur TKI di Pelabuhan tersebut, dan akan membasmi penyalur TKI ilegal yang tidak berbadan hukum maupun Penyalur TKI resmi yang tidak manaati prosedur.

" Melalui dari komisi I Dprd Kota Batam, saya berbicara  akan segera memanggil  para agen penyalur TKI di Pelabuhan Kapal Ferry Internasional Batam Center, dan akan membasmi para penyalur TKI ilegal yang tidak berbadan hukum maupun Penyalur TKI resmi yang tidak manaati prosedur hukum. Lagian untuk apa petugasnya ribut-ribut di pelabuhan, ada apa? buat malu saja." kata Harmidi.

Pantuan Awak media ini dari jauh hari, bulan dan tahun sebelumnya, Pelabuhan Kapal Ferry Internasional Batam Center memang rawan segala hal. selain pintu masuk narkoba dari negara Jiran. Para TKI juga kerap di buat menjadi kambing congek di pelabuhan ini. 

Semua diolah pengurusnya, dari mulai pembordingan Tiket, Cop Pasport. Setiap itemnya dimintai akan uang jasa. bahkan yang paling ironisnya lagi ialah penukaran uang Rupiah ke Ringgit dan Ke Dollar Singapura. Para pengurus TKI disana, juga membuat selisih yang tidak masuk akal dari nilai tukar yang sebenarnya.(Cn)

Editor : Agus Budi T