Thursday, 17 March 2016

Ustat MS ditangkap Polisi, Begini trik guru ngaji ini agar bisa pegangi areal sensentife santrinya

ilustrasi.
Batam, Dinamika Kepri- Seorang Ustat anisial MS (46) guru ngaji pemilik Yayasan Sultan Sarifuddin yang beralamat di  RW 23/ RT 01 Kecamatan Sungai Beduk di komplek perumahan Puri Agung 3, Blok B6 No 35, Pada malam Rabu malam, (16/3/2016) ditangkap polisi karena dilaporkan warga telah melakukan tindak cabul terhadap beberapa murid santrinya.

Informasinya, korbannya sudah mencapai sebayak 26 orang perempuan yang mana kesemuanya korbannya itu masih dibawah umur. Sedangkan korban yang sudah membuat laporan ke polisi, masih 6 orang korban. Dan itu di benarkan polisi dari Polsek Sungai Beduk. Namun kata Polisi lagi, kemungkinan korban bisa saja bertambah.

" Korban yang sudah membuat laporan masih 6 orang, Ya..kemungkinan korban bisa saja bertambah karena saat ini, masih dalam pengembangan," ujar Kasat Reskrim Polsek Sungai Beduk, Bripka Abdon Pasaribu kepada Media. Kamis (17/3/2016).

Nah bagaimanakah modus yang dipakai MS untuk memperdayai para korbannya?, Ini caranya dan cukup unik. Judulnya belajar mengenal area sensitife di tubuh. Anda akan Bertanya, Loh kok bisa? rumusnya dari mana, kenapa guru ngaji bisa ngajarin mengenal area sensitife di tubuh?, Ups, ada dugaan jika Ustat ini juga mungkin mahir mengajar biologi.

Okey, kita lanjut lagi. Sebelum melancarkan aksi bejatnya. terlebih dahulu semua para santrinya yang perempuan dikumpulkan, setelah itu Ustat ini keluarkan HPnya yang penuh dengan Filem Pornonya.

Setelah itu lalu Filem diputar dan ditonton bersama, setelah filem habis, seterusnya guru ngaji ini, mulai beraksi dan bertanya kepada muridnya. Hei kamu..berapa umurmu?, berarti kamu sudah dewasa. jika demikian, dimana sajakah area sensitif pada wanita itu. Tau gak?, Muridnya menjawab, Gak tau pak. Kalau begitu, sini saya tunjukan. lalu jemari tangannya mulai beraksi aktif dan creatif.

Kata salah satu korban kepada media ketika disambangi kerumahnya, " Yah..setelah kami nonton Filem Porno dulu dari HP nya. setelah itu satu persatu area sensitif kami kami diraba-rabanya dari mulai dari atas sampai ke bawah, aku takut, namun tidak berani untuk menolaknya." ucap korban yang masih di bawah umur itu mengenangnya.

Kedengarannya cukup memprihatinkan, Sebab bagaimana mungkin yang harusnya orang sebagai panutan malah melakukan hal-hal yang sangan memalukan. Namun apa hendak di kata karena penyesalan memang selalu datang terlambat.

Kini untuk mempertanggungkan perbuatannya, pelaku asusila ini, telah meringkuk dibalik jeruji besi milik Mapolsek Sei Beduk Tanjung Piayu.

Atas perlakuannya, Maka MS ini akan dijerat Pasal 81 ayat (2) UU RI. No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman kurungan selama 15 penjara, dan di denda malu seumur hidup.(Ln)

Editor : Agus Budi T


loading...