Tuesday, 29 March 2016

Sidang Esepsi Wardiaman Zebua, 6 pengacara mendampingi kembali tolak semua tuduhan

Sidang Wardiaman Zebua di PN Batam, Selasa (29/3/2016)
Batam, Dinamika Kepri-Sidang kepada terdakwa dugaan pelaku pembunuhan, Wardiaman Zebua terhadap korban Dian Melenia siswi SMA Negeri 1 yang mana mayat korban ditemukan pada tanggal 23 September 2015 lalu di Sei Ladi, Sekupang, Batam. Dan hari ini, Selasa, (29/3/2016) kembali digelar dalam sidang pembacaan nota keberatan (Esepsi) di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Dalam persidangan ini, kuasa hukum terdakwa juga sangat menyesalkan atas segala pemberitaan di media yang telah menyudutkan terdakwa. Padahal status terdakwa belum tentu jadi tersangka. Katanya pemberitaan yang dimaksud telah membunuh krakter terdakwa.

Dalam persidangan, ucap penesehat hukum Wardiaman lagi, judul berita yang telah menuding terdakwa yang selama ini katanya telah membuat penggiringan opini ditengah masyarakat. Menuding seakan-akan terdakwa telah menjadi tersangka.

Selain itu sebaiknya media juga harus menghargai status praduga tak bersalah, kata penasehat hukum Wardiaman dalam persidangan.

Dalam Esepsi ini, penasehat juga membacakan kronologis awal ditangkapnya terdakwa. Bahkan pengacara juga sebut nama salah satu Anggota polisi bernama Priyo, bacanya Priyo gagal naik jabatan menjadi kombes karena ulah terdakwa.

Dalam Pembacaan Esepsi ini, semua yang dibacakan oleh penasehat hukum Wardiaman disimpulkan, bahwa semua yang dituntut oleh jaksa penuntut umum (JPU) kepada terdakwa, kata penasehat hukum terdakwa kabur, dan menolak semua tuntutan terhadap terdakwa, Wardiaman Zebua. (Ag)

Editor : Agus Budi T