Tuesday, 22 March 2016

PT. Srikandi Inti Lestari dituding Karyawannya tidak penuhi hak Normatif, H. Fauzan : Jelas perusahaan itu sudah layak dipertanyakan

H. Fauzan. S.PdI, anggota Dprd Komisi IV Kota Batam
Batam, Dinamika Kepri-Menanggapi hadirnya belasan dari pekerja pengamanan (Sicurity) Bank BCA cabang Batam di Kantor Dprd Kota Batam sore tadi, Senin (21/3/2016), kata H. Fauzan dari komisi IV, bahwa  Perusahaan penyalur tenaga kerja (Out sorcing) PT. Srikandi Inti Lestari (SIL) itu, sudah layak dipertanyakan.

"Ya..saya sudah menerima informasinya, kabarnya ada hak-hak normatif pekerja yang tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan. Dan jika memang sudah demikian kejadiannya, jelas perusahaan itu, sudah layak dipertanyakan," Kata H. Fauzan melalui Ponsel celularnya yang saat ini masih berada di Palau Bali bersama dengan beberapa anggota Dprd komisi II lainnya dalam rangka untuk menghadiri acara Badan Musyawarah (Bamus) Nasional di Bali.

Selain itu, menanggapi lambannya dinas tenaga kerja mencarikan solusi dari permasalahan yang sedang dialami oleh  para sicurity Bank BCA cabang Batam tersebut. kata H. Fauzan lagi, Disnaker harusnya cepat tanggap.

"Seharusnya Disnaker kota Batam, harus lebih cepat tanggap karena itu adalah tugas utama mereka sebelum sampai ke komisi IV. Namun tidak bisa dipungkiri, kalau Drpd itu memang tempatnya rakyat untuk mengadu. Walau demikian, perlu juga diingat Dprd itu tugasnya untuk mencarikan solusi dan memediasi, bukan untuk melakukan Eksekusi, jika nantinya memang tidak ada solusi etikad baik dari perusahaan kepada pekerja yang disalurkannya, sudah pasti masalah itu akan diserahkan ke pemerintah selaku esksekutornya, " tandasnya dia.

Senin sore tadi, Belasan orang belasan pekerja pengamanan (Sicurity) Bank BCA cabang Batam yang mana mereka bekerja di bawah bendera PT. Srikandi Inti Lestari selaku perusahaan penyalur khusus sicurity BCA, menuding perusahaan yang berkantor di jalan Imam Bonjol Nomor 13, Kampung Utama, Nagoya Batam, Kepri ini, telah melakukan peraturan dengan semena-mena terhadap mereka. ( Klik, Baca berita sebelumnya, " Merasa di Zolimi oleh Penyalur PT Srikandi Inti Lestari, Sicurity BCA Cabang Batam, Datangi dewan")

Kendati peraturan baru itu kata mereka kebijakan dari pusat yang berkantor di Medan, ucap mereka kompak itu tidak benar hanya akal-akal Gazali selaku penanggung jawab PT. Srikandi Inti Lestari cabang Batam dan bekerja sama dengan Ari yaitu dari pihak Bank BCA Cabang Batam. untuk mengibuli mereka untuk balas demdam. Bahkan yang paling nekat lagi, katanya lagi, pihak Perusahaan juga sampai saat ini, belum memberlakukan aturan UKM yang baru, yang mana sudah di tetapkan oleh pemerintah.

Selain tidak memberikan Hak Normatif mereka, Para Pengaman Bank BCA ini juga mengaku telah diperlakukan sesuka hati oleh Gazali dengan memberikan surat mutasi pindah kerja keluar Batam, tampa melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada mereka yang hendak dipindahkan.

Kata mereka lagi, langkah mutasi itu dilakukan perusahaan hanya dalih untuk mencari masalah dan kesalahan agar nantinya mereka berlahan bisa dipecat, Sebab jika itu tidak dilaksanakan, berarti dianggap telah mengundurkan diri dari pekerjaannya. Dan yang paling ekstreen lagi,  katranya  4 orang dari mereka juga sempat dilaporkan ke Polisi atas tuduhan perusakan meja di kantor perusahaan.

Kepada Aman, S.pd komisi II Dprd Kota Batam yang sementara ini menampung Apirasi mereka, Para Sicurity meminta agar Dprd Batam bisa menjembatani, memediasi dan mencari solusi supaya hak-hak mereka dapat dipenuhi oleh PT. Srikandi Inti Lestari.(Ag)

Editor : Agus Budi T