Monday, 28 March 2016

Pelayanan loket pembayaran WTO di BP Batam dikeluhkan, Warga : Emang makan apaan sampai dua jam

Warga sedang menunggu loket pembayaran WTO di buka. Senin (28/3/2016).
Batam, Dinamika Kepri-Semakin hari seiring berjalannya waktu, kekesalan warga Batam terhadap BP Batam terlihat semakin memuncak.

Selain telah banyak masalah yang ditimbulkan dengan terkait lahan di Batam, pelayanan terhadap warga yang taat hukum juga semakin diabaikan. Kesannya bahwa Wajib Tahunan Otorita (WTO) adalah hanya uang recehan.

Tampak seperti gambar diatas, terlihat beberapa warga setia menunggu loket pembayaran segera di bukakan. Kata warga di saat itu, katanya sudah 2 jam mereka menunggu.

Tampak warga ini sedang mengintip loket pembayaran WTO, di BP Batam.
Selain itu ada juga warga yang berusaha mengintip, ingin melihat apa yang saja yang sedang dilakukan oleh pegawai BP Batam di dalam loket pembayaran WTO tersebut.

"Katanya buka jam 2, sudah 2 jam kami menunggu disini, tapi loketnya tak di buka juga, heran, masa makannya saja sampai 2 jam, emang makan apaan tuh pegawainya." kata salah satu warga yang menunggu sembari wajahnya terlihat kesal. Senin, (28/3/2016).

Dahulu namanya Otorita Batam, kini telah berganti nama menjadi BP Batam, Kendati namanya sudah berganti BP Batam, namun masih memakai istilah WTO, Wajib Tahunan Otorita.(Ag)

Editor : Agus Budi T