Saturday, 5 March 2016

Menkeu Bambang P.S. Brodjonegoro : Tax Ratio Indonesia di Bawah Standar

Jakarta, Dinamika Kepri - Kamis,( 04/03/2016) Kemenkeu, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menilai, rasio penerimaan perpajakan (tax ratio) Indonesia yang saat ini berada di kisaran 11 persen masih berada di bawah standar negara-negara ASEAN dan Organisation on Economic Cooperation and Development (OECD). Menkeu berharap, ke depan tax ratio dapat meningkat menjadi 13-14 persen.

“Bagaimanapun tax ratio 11 persen untuk negara seperti Indonesia ini sangat di bawah standar, karena di bawah standarnya ASEAN apalagi OECD. Jadi kita masih perlu mengupayakan dalam beberapa tahun ke depan, tax ratio itu harus naik dua sampai tiga angka dari sekarang, menuju 13-14 persen,” jelas Menkeu usai melantik Direktur Jenderal Pajak yang baru pada Selasa (1/2) di Aula Djuanda, Jakarta.

Oleh karena itu, Menkeu berharap jajaran Direktorat Jenderal Pajak dapat segera menentukan strategi untuk mengejar tax ratio pada kisaran 13-14 persen. “Tolong dilihat bagaimana tax rationya ditingkatkan, dari situ diterjemahkan ke dalam rupiahnya. Nah dari terjemahan dalam rupiahnya itu, maka saya harapkan dari kantor pusat sampai kanwil (kantor wilayah) sampai kantor (Kantor Pelayanan Pajak/KPP) itu sudah tahu strategi apa yang dilakukan,” katanya.

Sumber : kemenkeu.go.id