Friday, 18 March 2016

Sebut Warga : Limbah PT Amtek Ngalirnya ke Dam Duriangkang. Masih layakah Air ATB digunakan ? Iksa : Layak

Limbah Cair diduga  mengandung berbahan kimia jenis Chimical. Jika tidak ketahuan, Limbah ini akan terus mengalir hingga ke DAM Duriangkang 
Batam , Dinamika Kepri- Pencemaran lingkungan hidup yang ditimbulkan oleh para perusahaan Nakal di Pulau Batam, sepertinya sudah semakin memperihatinkan. Selain mandulnya penegakan yang hukum yang dilakukan penegaknya. Membuat setiap perusahaan yang melakukan semakin merajalela dan kebal dengan dengan hukum.

Untuk PT Amtek Egineriing sendiri yang saat ini masih dihebohkan Masyarakat sekitar. Belum ada titik temu penyelesaian kepada warga sekitar. sebelumnya Perusahaan ini pada tanggal 7 Maret 2016 lalu di datangi warga karena ketahuan telah dengan sengaja membuang limbahnya.

Dengan adanya Protes warga tersebut, dengan cepat pihak perusahan segera menghilangkan barang bukti dari lokasi Penemuan Warga.

Kepada Media ini salah satu warga yang sudah lama tinggal di pemukiman sekitar Perusahaan menuturkan, bahwa dirinya tidak heran lagi ketika melihat di waktu hujan deras limbah perusahan selalu meluber dari selokan. katanya aktifitas itu pun sudah cukup lama berlansung.

"Enggak heran lagi, itu dah lama terjadi, setahu saya sudah beberapa kalipun ketahuan, belum lama ini ada juga ada Ormas yang mengkomplainnya, enggak tahu gimana lanjutannya. hilang saja." Kata seorang warga usai melakukan aksi dari Perusahaan yang berlamat di kawasan Commo Batam Center itu.

Tutur warga sudah berlansung lama, ketika ditanya kemakah arah limbah cair itu mengalir jika tidak ketahuan, Ucap warga yang juga mengaku Bekerja sebagai Chip Sikurity tersebut, terangnya Jika tidak ketahuan ya Limbah itu mengalir terus hingga ke DAM Duriangkang.

Jika sudah berlansung lama dan muaranya ke DAM Duriangkang, tentunya air di DAM Duriangkang pun pastinya sudah tercemar.

Air yang tercemar artinya akan dapat mengganggu kesehatan manusia yang sudah mengonsumsinya. air boleh saja bersih dan Bening dengan menggunakan bahan kimia berupa Kaporit. Namun apakah dengan melihat air bening dan bersih bisa menjamin benar-benar steril ? Nah bagimana dengan kadar airnya ? Apakah Pihak ATB rutin melakukan pemeriksaan kadar timbalnya? itu tidak bisa dipastikan, sebab air yang digunakan wargapun, juga kerap dikeluhankan karena sering keruh.


Terkait apakah layak atau tidaknya air yang disalurkan oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) saat ini, ketika diconfirmasi kepada Iksa  yang sebelumnya pernah menjabat Humas ATB, menjawab Layak.

" Layak." Jawab Iksa singkat via ponselnya kepada awak media ini, Jumat Sore, (18/3/2016).

Sekedar diketahui jika air sudah tercemar, kadar timbal akan meningkat sampai di atas ambang batas sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak dan bisa menyerap hingga 41,5%. sedangkan  orang dewasa menyerap 5% – 15% kadar timbal, Air yang tercemar dalam jangka panjang dapat merusak organ tubuh dan membuat gangguan pertumbuhan, syaraf, fungsi ginjal, dan reproduksi pada wanita. (Ag)

Editor : Agus Budi T