Monday, 14 March 2016

Tidak terima melihat ketimpangan, Jerry Macan : H. Muhammad Sani, jadilah Gubernur panutan, Jangan menjadi Singa tua yang Ompong

Jerry Macan.
Batam, Dinamika Kepri - Melihat semakin kotornya permainan politik di negeri ini, ternyata tidak hanya di cermati oleh kalangan bagi orang-orang intlek saja. Namun kini masyarakat awam yang ada di Batam dimana sebelumnya tidak begitu perduli, Namun berlahan, masyarakat sudah semakin peduli dan mengetahuinya.

Apalagi Kondisi di BP Batam saat ini dimana informasinya tersiar kabar sebentar bubar, sebentar tidak, dan sebentar lagi jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), maka itu terlihat  jika kesannya begitu banyak dengan sarat kepentingan. Hingga membingungkan masyarakat Batam.

Sebentar A, sebentar B, beda yang tegaskan, beda pula yang menyangkalnya. Dengan itu masyarakat Batam menilai dengan jelas bahwa kesannya penuh intrik dan kepentingan. Untuk lebih rincinya, ini luapan dari seseorang yang bernama Jerry Macan yang dituangkan di Akun media sosialnya.

Bismillah, dalam hal ini tidak ada maksud dan kepentinganku untuk turut ikut campur mengenai siapa yang akan menjadi Kepala atau ketua KEK di Kota Batam.

Melihat eskalasi dan tarik ulur dalam penentuan yang akan menduduki jabatan strategis ketua KEK pastilah ada kepentingan bisnis, kepentingan kroni dan kepentingan politiknya

Presiden haruslah arif bijaksana serta menjunjung tinggi adat budaya rakyat Kepri dan tunduk apa yang menjadi keinginan rakyatnya bukan mencari masalah yang akan timbul dikemudian hari dalam arti kata penyesalan kemudian tidak berguna

Presiden haruslah bisa merasa bukan merasa bisa. Walaupun bertentangan dengan sistem hendaknya memberikan amanah kepada orang yang betul -betul paham dan mengerti tentang konsep percepatan pembangunan di Kepri dan khususnya di Kota Batam dan bisa diterima dan mengayomi semua pelaku bisnis dan masyarakatnya

Maka dari itu, seorang Gubernur Kepri yang telah menjadi representative rakyat yang dipimpinnya harus berani dan cerdas dalam mengambil, memutuskan suatu kebijakan walaupun ada yang bertentangan dengan keputusan serta arahan Presiden

Saya tantang Gubenur Kepri untuk berani bersikap terhadap keputusan Presiden RI. Jika Presiden menunjuk seseorang untuk menjadi nakhoda KEK yang tidak jelas track record nya karena kemungkinan hanya membuat Kepri dan khususnya di Kota Batam tidak kondusif.

H.Muhammad Sani adalah Gubernur Kepulauan Riau yang diangkat oleh rakyat Kepulauan Riau, artinya Gubernur Kepri itu hanya satu dan rakyat Kepri melekat di dalam hati seorang H. Muhammad Sani.

Dan saya bersuara keras dan menolak ketika seseorang yang ditunjuk memimpin KEK punya jiwa temperament dan sudah banyak bukti dan mereka hanya mementingkan kelompoknya dan rakyat Kepri dan khususnya di Kota Batam sudah mengenal sepak terjangnya, bagaimana Kepri Lima tahun ke depan.

Gubernur Kepri H. Muhammad Sani, jika tidak berani bersikap terhadap keputusan Presiden RI dan Mendagri, artinya anda bukanlah  seorang Gubernur, tetapi tidak lebih dari seorang "Pecundang", sebab anda sudah menjadi Gubernur bodoh yang mau di intervensi dan anda memang bijaksana tapi mau dipijak-pijak oleh Anjing-anjing kompeni modern.

Saya hanya meminta kepada anda dari seseorang yang menjadi Gubernur Panutan, jadilah Singa bagi rakyatmu niscaya kami rakyatmu akan tunduk dan berbakti. Jangan menjadi Singa tua yang Ompong.

Wahai Gubernurku, masih Ingat dengan semboyan saat Pilkada yang lalu, " Anda masih bisa berjenaka mengaku anda belum Tua."

Malulah kepada para Hulubalang Negeri Bangsa Melayu ini... Ewako Sani- Nurdin. Tulis Jerry Macan di Akun Facebooknya.(*)

Editor : Agus Budi T
Refrensi  dari : facebook.com/jerry.bassau.1